Arsip Tag: tradisi desa

Kidung Tarawihan Ramadhan


Anyekseni ingsung saktuhune mboten wonten Pangerang, ingkang sinembah, kelawan sakbenere ing ndalem ujude, aning Allah. Anyekseni ingsung saktuhune, Kanjeng Nabi Muhammad iku utusane Allah. Kawulane Allah kang rama Raden Abdullah, kang ibu Dewi Aminah, ingkang dzahir wonten Mekah, jumeneng rasul … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Religi | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Makna Filosofis Nasi Tumpeng Nasi Ambeng


Menyambung tulisan mengenai Nasi Tumpeng Nasi Ambeng yang pernah saya posting sebelumnya, tulisan ini ingin membicarakan secara lebih panjang lebar mengenai makna filosofis di balik nasi tumpeng nasi ambeng. Budaya masyarakat Jawa dalam segala dimensinya sangat lekat dengan simbolisasi. Setiap … Baca lebih lanjut

Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , | 2 Komentar

Nilai Kearifan di Makam Pangeran Diposono


Suharjiyo Homestay Stories(2) Makam, disebut juga sebagai kuburan, jaratan, ataupun kerkov. Dalam struktur masyarakat padusunan atau pedesaan, setiap padusunan merupakan satuan masyarakat tradisi yang otonom. Termasuk dalam hal urusan pemakaman. Hampir dapat dipastikan pada setiap dusun memiliki area pemakaman tersendiri. … Baca lebih lanjut

Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Maneges Syahadat Selepas Tarawih


Desa mawa cara, negara mawa tata. Demikian para leluhur bertutur. Maksudnya adalah bahwa suatu daerah atau wilayah senantiasa memiliki kebiasaan dan adat istiadat yang berbeda-beda. Begitupun dengan rangkaian peribadatan di bulan suci Ramadhan ini. Mulai dari kebiasaan penyambutan puasa, menjelang … Baca lebih lanjut

Sampingan | Posted on by | Tag , , , , | 2 Komentar