Arsip Tag: Sutardji Calzoum Bachri

Manusia Nilai Manusia Harta Manusia Istana


Manusia yang manakah kita? Sebuah pertanyaan retoris yang tidak mudah dijawab oleh masing-masing pribadi. Ada beragam dimensi yang dimiliki setiap individu manusia. Ada bermacam cara pandang untuk mengidentifikasi sifat atau karakter seseorang. Menarik saat menyimak ungkapan Cak Nun yang melakukan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Menulis di Atas Tulisan


Menulis di atas tulisan? Haneh numpuk-numpuk hurufnya! Haneh ruwet bin nggak bisa dibaca tulisannya! Sebentar Lur! Tentu maksudnya nggak seperti itu nggih! Ungkapan tersebut tentu bukanlah ungkapan yang wantah alias denotatif. Terlebih jika hal tersebut dituturkan oleh seorang Presiden Puisi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Presiden Sejati Pujangga Abadi (1)


Wahai Pemuda Mana Telurmu? Puisi Sutardji Calzoum Bachri Apa gunanya merdeka Kalau tak bertelur? Apa gunanya bebas Kalau tak menetas? Wahai bangsaku Wahai Pemuda Mana telurmu? Burung Jika tak bertelur Tak menetas Sia-sia saja terbang bebas

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Kata Tanpa Makna


Dalam salah satu sesiĀ  acara Kenduri Cinta edisi Juni 2013 yang digelar di pelataran Taman Ismail Marzuki malam itu, hadirin langsung tersenyum simpul saat melihat Mohammad Sobari merapat ke muka panggung. Dia memang bukan seorang pelawak, namun perawakannya yang gembul … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , , , , , | 7 Komentar

Mengenang Hamid Jabbar


DALAM TIGA BELAS TAHUN KEBERSAMAAN KENDURI CINTA Tanpa backdrop atau baliho yang memuat tema kendurian sebagaimana Kenduri Cinta biasanya, malam itu balai-balai alias amben di depan hadirin nampak memberikan kesan sedikit kelam dan muram. Tetapi keceriaan para bocah yang mengawali … Baca lebih lanjut

Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , | 4 Komentar