Arsip Tag: kenduri cinta

Kenduri Cinta Edisi Maret 2020


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah. Mukadimah lengkap, monggo di mari.

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

KC Edisi Februari 2020


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah. Mukadimah lengkap, masih menunggu dari redaksi.

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

KC Edisi Desember 2019


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah. Mukadimah lengkap, silakan disimak di sini.

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Tata Titik Keseimbangannya Tuhan


Sekiranya kita menerima pendapatan tiga padahal kualitas ataupun kuantitas pekerjaan kita sebenarnya layak untuk menerima lima juta atau lebih, maka kelebihan jasa yang tidak terbayarkan tersebut pasti akan diganti dengan kesehatan jiwa raga, ketentraman keluarga, anak-anak yang sholih-sholihah, panenan yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , , | Meninggalkan komentar

KC Edisi Oktober 2019


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah. Mukadimah lengkap, silakan disimak di sini.

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

KC Edisi September 2019


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah. Mukadimah lengkap, silakan disimak di sini.

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Kenduri Cinta Edisi Agustus 2019


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah. Mukadimah lengkap, monggo di mari.  

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , | 2 Komentar

Menulis di Atas Tulisan


Menulis di atas tulisan? Haneh numpuk-numpuk hurufnya! Haneh ruwet bin nggak bisa dibaca tulisannya! Sebentar Lur! Tentu maksudnya nggak seperti itu nggih! Ungkapan tersebut tentu bukanlah ungkapan yang wantah alias denotatif. Terlebih jika hal tersebut dituturkan oleh seorang Presiden Puisi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , | 1 Komentar

Kembali Berguru Ilmu Padi


Ibarat ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Seyogyanya seseorang yang semakin pandai, maka wajarnya ia akan semakin berendah hati. Hikmah ilmu padi ini sudah puluhan tahun diajarkan di bangku sekolah dan menjadi pedoman bagi manusia budiman. Jangan berkebalikan dengan ilmu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Religi | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Presiden Sejati Pujangga Abadi (1)


Wahai Pemuda Mana Telurmu? Puisi Sutardji Calzoum Bachri Apa gunanya merdeka Kalau tak bertelur? Apa gunanya bebas Kalau tak menetas? Wahai bangsaku Wahai Pemuda Mana telurmu? Burung Jika tak bertelur Tak menetas Sia-sia saja terbang bebas

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , , | Meninggalkan komentar