Arsip Tag: gunung lawu

Berwisata ke Grojogan Sewu


By Si Ponang Selepas mengunjungi Candi Sukuh, saya menyempatkan diri untuk ke Grojogan Sewu. Di saat perjalanan, saya tertidur sangat lama. Di saat terbangun, ternyata sudah sampai. Di sana sangat dingin. Setelah keluar dari mobil ternyata ada monyet. Saya sedikit … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Petualangan Ke Candi Cetho dan Candi Sukuh


By Si Ponang Pagi hari yang mendung di Solo. Pada hari itu selepas mandi kami langsung bersiap-siap untuk menuju ke restoran hotel. Setibanya di restoran, saya dan ibu saya langsung memilih makanan. Saya makan dengan roti yang manis. Saya juga … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Petualangan di Candi Cetho dan Candi Sukuh


By Si Ponang Pagi hari yang mendung di Solo. Pada hari itu selepas mandi kami langsung bersiap-siap untuk menuju ke restoran hotel. Setibanya di restoran, saya dan ibu saya langsung memilih makanan. Saya makan dengan roti yang manis. Saya juga … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Grojogan Sewu dan Tawangmangu Masa Kini


Sebagaimana halnya Yogyakarta yang memiliki hubungan spiritual mistik dengan Gunung Merapi, maka demikian halnya Surakarta dengan Gunung Lawu. Jika di lereng Merapi ada tempat tetirah berhawa sejuk dengan pesona pemandangan khas alam gunungnya bernama Kaliurang, maka di lereng Lawu ada … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Wisata | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Candi Sukuh: Piramidanya Bangsa Nusantara


Pernah sampeyan melihat foto situs kuno peninggalan Bangsa Maya di Meksico ataupun dari Bangsa Inca di Peru? Yups, benar sekali. Candi berbentuk piramida. Berbeda dengan piramida peninggalan Bangsa Mesir dan piramida yag ada di Benua Amerika, candi piramida yang ada … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Nusantara | Tag , , , , | 4 Komentar

Candi Cetho, Candi Tertinggi di Lereng Gunung Lawu


Cetho artinya jelas, terang benderang, wela-wela ketok mata. Ibarat pepatah becik ketitik, ala ketara. Yang benar dan hak kelihatan kebenaran dan hekekatnya. Yang salah dan batil kelihatan kesalahan dan kebatilannya. Ketika manusia moksa untuk meninggalkan hakekat kedununiawiannya, maka ia akan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Wisata | Tag , , , , | 3 Komentar