Arsip Kategori: Jagad Kenyung

Back to Tradition, Back to Traditional Games


Tradisi sebenarnya mengacu kepada suatu perbuatan yang dilakukan secara sadar dan berulang ulang. Tidak saja dilakukan secara individu,  perbuatan berulang itu dilakukan dalam suatu kelompok, bahkan satu kelompok masyarakat yang lebih luas. Tradisi ataupun tradisional sama sekali tidak ada hubungannya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , | Meninggalkan komentar

Harapan Kepada Anak Zaman


Nak, jauh sebelum dirimu dihadirkan menjadi amanat Tuhan di keluarga kecil kita, bahkan sebelum Bapakmu yang lemah ini dipertemukan dengan Ibumu, terngiang di bawah kesadaran alam pikiran Bapakmu ini tentang sebuah harapan jauh di masa depan. Bumi akan terus berotasi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Surga dan Pecel Lele


Mendengar sebuah tayangan religius dari sebuah stasiun tivi bahwa kelak ketika manusia masuk surga maka segala permintaannya akan data langsung dikabulkan, si Ponang langsung nyeletuk, ”Aku mau minta pecel lele setiap hari ah…” Dipikirnya surga itu warung pecel lele apa … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , | Meninggalkan komentar

Nonton Janthilan


Pada siang hari, selepas tiba di rumah Mbah Kakung, saya diajak Daffa menonton janthilan. Akhirnya kamipun berangkat. Saya menonton janthilan di Dusun Larangan. Saya menonton janthilan bersama Daffa, Nadya, dan Bulik. Perjalanan dari Dusun Kronggahan ke Dusun Larangan tidak begitu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , , | 3 Komentar

Teh Hangat Empat Puluh Ribu


“Tidak saya sangka, ternyata harga teh hangatnya senilai Rp. 40.000 rupiah. Wah ternyata harganya mahal juga ya!” kenang si Ponang. Pada hari Minggu jam tujuh pagi, saya sudah berangkat ke bandara. Saya berangkat ke bandara karena saya ingin pergi ke … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , | 2 Komentar

Surat Untuk Bapak Walikota Tangerang


Ketika jelang Peringatan HUT Kota Tangerang tahun ini, Pemkot menyelenggarakan Lomba Penulisan Surat kepada Walikota, spontan si Ponang ingin turut berpartisipasi. Tentu saja kami sangat mendukungnya. Menang ataupun tidak menang bukanlah persoalan penting dalam lomba tersebut. Namun niat, itikad, kehendak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , | Meninggalkan komentar

Sederhana Namun Pemuh Makna


Tanpa terasa genap sepuluh tahun dirimu hadir melengkapi kehidupan keluarga kecil kita. Hadirmu pada Senin Pon dini hari membawa tubuh mungil nan prematur. Tangismu yang jarang terdengar semenjak bayi, senyummu yang menghibur kedua orang tuamu adalah merupakan tetesan kenikmatan surgawi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , | Meninggalkan komentar

Alun-alun dan Masjid Agung Kota Tegal


Di malam hari setelah maghrib, saya dan bapak pergi ke Alun-alun Kota Tegal. Sayangnya mama dan Nadya tidak ikut. Nadya tidak ikut karena tidur. Mamapun menemani Nadya untuk tidur. Setelah itu saya dan bapak turun ke bawah. Di bawah ada … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , | 2 Komentar