Arsip Kategori: Jagad Budaya

Sepuluh Hari Jelang Festival Lima Gunung 2018


MASIH GOBLOK BARENG. Festival Lima Gunung XVII 10-12 Agustus 2018 di Wonolelo, Bandongan, Magelang Iklan

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Tari dan Sandal Berserakan


Sandal berserakan bukannya di depan masjid. Sandal berserakan juga bukan ditinggal para pemiliknya among-among atau kendurian. Bukan pula karena yang punya sedang pesta hajat sunatan massal. Apalagi sandal itu milik para penonton tivi yang rela numpang nonton bareng tivi tetangga … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Mudik Asyik 2018


Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Ramadhan dan Tradisi Selikuran


Satu lagi tradisi di bulan Ramadhan yang hingga kini masih tetap lestari di kalangan muslim Jawa, khususnya di lingkungan pedesaan, adalah selikuran. Selikur berarti dua puluh satu. Tradisi ini memang berkaitan erat dengan tanggal-tanggal likuran, selepas tanggal dua puluh satu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Ramadhan dan Tradisi Petasan


Ramadhan memang bulan istimewa. Keistimewaan Ramadhan menumbuhkan banyak tradisi di kalangan kaum muslimin. Ibarat pepatah desa mawa acara lan negara mawa tata, setiap daerah memiliki tradisi Ramadhan yang beragam sebagai buah karya kearifan lokal masing-masing. Namun diantara tradisi-tradisi tersebut, ada … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Gugur Gunung Gotong Royong


Gugur gunung. Apa yang terbayang atau terpikirkan ketika kita mendengar kata gugur gunung? Gugur gunung, sebuah ungkapan peninggalan para leluhur yang kini semakin jarang disebut orang. Gugur gunung, semakin terpinggirkan. Ke desa-desa, ke hutan-hutan di pedalaman, dan akhirnya ke puncak-puncak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Pesan Nilai di Balik Drama Tari Barong


Masyarakat Nusantaran dalam pencapaian peradaban dan budaya senantiasa mengutamakan keluhuran budi pekerti. Budi pekerti, atau nilai-nilai kebaikan dan kebijakan secara umum, dengan demikian senantiasa ditanamkan, ditumbuhkembangkan, dipelihara, disebarluaskan, hingga diharapkan menjadi pengamalan perilaku dalam kehidupan sehar i-hari. Langkah untuk menanam, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Keraton Media Pendidikan Anak-anak Kita


Kehidupan para bocah adalah kehidupan yang murni, belum banyak diwarnai oleh prasangka-prasangka pikiran yang tidak baik. Naluri para bocah memang masih lugu, masih suci, masih sepi ing pamrih. Maka seringkali pikiran para bocah menerima apa saja. Mereka belum merasa perlu … Baca lebih lanjut

Sampingan | Posted on by | 4 Komentar