Lomba Layangan Petheng ala Tangerang Selatan


Masa saat ini tengah memasuki musim kemarau di sebagian wilayah tanah air. Kondisi kering dengan curah hujan yang sudah sangat jarang mendorong angin lebih bertiup kencang akhir-akhir ini. Angin yang kencang mendatangkan musim menerbangkan layang-layang alias layangan. Tidak heran jika di berbagai wilayah, banyak anak-anak yang gandrung menaikkan layangan.

Musim layangan di tengah pandemi corona saat ini seolah menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak. Bayangkan empat bulan lebih anak-anak tidak dapat bersekolah dan harus belajar di rumah. Rasa jenuh dan bosan tentu sudah sedemikian mendera. Layangan menjadi salah satu cara untuk merelaksasi diri, mengendorkan beban pikiran, menjadi hiburan dan kesenangan tersendiri. Kondisi saat inipun telah mendorong kreativitas pembuat layangan untuk membuat layangan dengan berbagai ukuran dan model. Ada layangan yang sudah biasa kita jumpay, namun banyak muncul jenis layangan baru. Ada layangan bentuk pocong, genderuwo, bermotif bendera negara-negara di dunia dan lainnya.

Tidak hanya terhenti kepada kesenangan semata, fenomena musim layangan juga telah mendorong beberapa kalangan mengadakan kontes alias lomba menerbangkan layangan. Video ini menggambarkan suasana kontes layangan di Lapangan Kampung Kelapa, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Ngisor Blimbing, 27 Juli 2020

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang rakyat kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Budaya dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s