Kisah si Ponang Belanja di Talad Neon Market Bangkok


By si “Ponang” Radya,

Haloo teman-teman, kembali lagi di Si Ponang Wodpress.com. Kali ini saya akan menceritakan  pengalaman saya berbelanja di Talad Neon Market. Talad Neon merupakan salah satu pasar malam terbesar di  Kota Bangkok. Talad Neon Market terletak di Phetchaburi Rd, Makkasan. Untuk ke sana, kita dapat naik bus dengan nomor 536, 140, 62, dan masih banyak lagi.

Dari Hotel Asia ke Talad Neon kami tempuh dengan berjalan kaki. Perjalananpun, kami mulai. Awalnya, kami mencari bus untuk menuju ke Talad Neon. Setibanya di halte bus Ratchatewi, ternyata busnya tak kunjung datang. Setelah beberapa menit menunggu bus, kamipun memutuskan untuk jalan saja ke Talad Neonnya.

Jalanpun kami mulai. Kami melewati Jalan Phetchaburi. Di awal perjalanan, kami melewati Embassy of Indonesia. Apakah ada yang tahu apa itu Embassy of Indonesia?. Embassy of Indonesia adalah Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia untuk Thailand. Di depan Kedubes Indonesia itu terdapat pagar dinding putih.

Di atas pagar tesebut juga terdapat kawat berduri yang mengelilingi kawasan Kedubes Indonesia. Untuk masuk ke sana, kita harus izin dulu kepada Satpam yang ada. Lepas itu, kamipun berfoto di depan kantor Kedubes Indonesia. Oh iya, di tembok putih tadi juga terdapat lambang Garuda Pancasila lho teman. Selain itu, di atasnya juga terdapat foto aneka ragam wisata Indonesia.

Setelah puas berfoto, kamipun segera melanjutkan perjalanan ke Talad Neon Night Market. Tidak jauh dari lokasi Kedubes Indonesia ternyata terdapat sebuah mall yang besar. Ternyata di dalam mall tersebut sedang ada pameran action figure, mainan, bahkan juga games. Kamipun mampir ke dalamnya terlebih dahulu. Ternyata di dalam mall tersebut sudah mulai sepi. Mungkin karena acaranya sudah berakhir. Tetapi walaupun acaranya telah berakhir, masih banyak juga mainan, games yang dipajang di aula mall itu.

Selepas puas melihat-lihat pameran tersebut, kamipun segera melanjutkan perjalanan ke Talad Neon Night Market.  Sebelum ke sana kami juga ingin mengunjungi pasar malam yang letaknya tidak jauh dari lokasi kami berada.  Nama pasar tersebut adalah Palladium Night Market. Palladium Night Market terletak di dekat Pasar Pratunam. Setibanya di sana, kamipun mulai berkeliling pasar terlebih dahulu. Ternyata pasar ini tidak sebesar yang saya bayangkan. Pasar ini hanya sebesar plataran mall dan juga parkiran luar mall. Tetapi banyak orang yang berjualan dan ingin membeli suatu barang. Saat mengelilingi Palladium Night Market, saya menemukan orang yang menjual hotweels. Harganya juga saangat murah. Harganya hanya sekitar 10 Baht.

Selepas berkeliling Palladium night market, kamipun melanjutkan perjalanan ke Talad Neon Night Market. Dari Palladium Night Market menuju Talad Neon jaraknya tidak terlalu jauh. Jaraknya hanya sekitar 450 M, dan dapat ditempuh dengan jalan kaki. Waktu untuk menuju ke sana sekitar 5 menit.

Beberapa menit kemudian, kamipun tiba di Talad Neon Night Market. Ternyata di sana sangatlah ramai. Selain itu di sana juga banyak sekali toko-toko yang menjual berbagai macam barang. Di depan pasar Talaad Neon terdapat tulisan Talad Neon. Kamipun berfoto di tulisan tersebut. Selepas itu, kamipun mulai mengelilingi pasar Talad Neon. Ada banyak sekali toko-toko di sana. Sampai kami bingung untuk membeli suatu barang.

Setibanya di belakang pasar, kamipun beristirahat di sana. Tanpa diduga-duga, ternyata ada tempat capitan di sana. Nadyapun langsung bersemangat untuk mencapit boneka setelah latihan menggunakan video. Pertama-tama kami membeli 3 koin. Dan apalah daya, ternyata 3 koinpun belum dapat. Terpaksalah kami nombok beberapa koin lagi. Dan beberapa koin kemudian ternyata tidak dapat juga. Nadyapun memutuskan untuk menyudahi capitan yang menyenangkan itu.

Di dekat tempat Nadya nyapit juga terdapat restoran hewan. Di restoran tersebut terdapat banyak hewan. Misalnya, kelinci, kura-kura, burung, bahkan ada ular. Setelah itu kamipun mencari tempat makan yang halal. Kamipun segera ke depan pasar Talad Neon.

Setibanya di depan pasar  Talad Neon, kami menemukan restoran makan halal ala Indonesia. Kamipun segera menuju ke sana. Setibanya di pintu restoran, ternyata makanannya sayur semua, dan juga harganya mahal. Kamipun memutuskan untuk makan di tempat lain saja. Tak jauh dari tempat tadi juga terdapat kaki lima yang menjual makanan halal. Walaupun tak banyak, tetapi harganya murah dan makanannya enak. Di warung kaki lima tersebut kami memesan 2 nasi kuning dan ayam goreng.

Saat makanan tiba, sayapun mencicipinya terlebih dahulu. Dan rasanyapun sangaaat enak. Sayapun memakannya dengan lahap. Porsi nasi yang besar mengakibatkan makanan saya tidak habis, akhirnya makanannya saya berikan ke bapak saja. Setelah selesai makan, kamipun membayar. Total harganya adalah sekitar 180 Baht untuk 2 nasi dan ayam goreng serta 2 botol air mineral.

Selepas kenyang makan, saya dan Nadya membeli pulpen lucu. Pulpennya bermacam-macam bentuknya. Ada yang panda, starwars, dan banyak lagi. Saya memilih pulpen hantu dan juga pulpen tinju. Sementara Nadya membeli pulpen tinju dan juga pulpen kuda pony. Untuk 1 pulpen dibandrol dengan harga 10 Baht. Setelah membayar, kamipun segera pulang ke Hotel Asia dengan naik bus.

Kampung kosong

29 Maret 2020

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang rakyat kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s