Asyik Asiatique Bangkok


ENAM HARI LIMA MALAM BERTUALANG KELUARGA KE BANGKOK (17)

Bangkok merupakan kota yang memiliki beragam spot destinasi wisata. Ada banyak destinasi wisata berupa situs dan tempat bersejarah. Ada wisata religius dengan ribua pagoda atau kuil Budhanya. Ada banyak taman kota. Ada wisata belanja modern dengan mal megah maupun night market. Salah satu destinasi wisata belanja dengan penataan modern namun masih tetap mempertahankan sisi tradisionalnya adalah Asiatique.

Asiatique merupakan pasar malamnya Bangkok. Kekhasan wisata Bangkok tidak terlepas dari denyut aliran sungai Chao Phraya. Jika nuansa eksotika Chao Phraya siang hari identik dengan the Royal Grand Palace atau Wat Arun di sisi hulu, maka nuansa malam Chao Phraya sangat identik dengan Asiatique di sisi  yang lebih hilir. Sekalilagi Asiatique adalah pasar malamnya Bangkok.

Asiatique ditata sebagai sebuah pasar modern bernuansa tradisional. Bagian utama dari Asiatique memang merupakan deretan kios-kios yang menjajakan souvenir khas Bangkok. Dalam hal kios souvenir ini, Asiatique memiliki banyak kemiripan dengan pasar akhir pekan Chatuchack di sisi utara Bangkok. Dari segi keragaman barang dagangan maupun rerata harga, Asiatique tidak berbeda dengan Chatuchak. Wisatawan dengan sangat mudah dapat menemukan kain sarung, rok bawahan, hingga daster bermotif gajah yang sangat khas Bangkok itu. Aneka dompet, tas, kaospun merah meriah dijual di pasar malam ini.

Di samping keberadaan pasar souvenir, keunikan dan eksotika Asiatique justru nuansana festival pasar malamnya. Ada banyak wahana khas pasar malam yang eksis. Bianglala raksasa yang gagah dengan warna-warni bak pelangi di gulita malam. Ada komedi putar, ada pula rumah hantu. Gemerlap malam semakin megah dengan puluhan tenant tempat maka mulai dari tenda-tenda sederhana hingga restoran mewah mengundang pilihan pengunjung.

Satu lagi keistimewaan Asiatique tentu berkaitan dengan sungai Chao Phraya. Akses utama dan yang paling dominan dilalui pengunjung untuk sampai Asiatique adalah jalur angkutan sungai. Semenjak pukul 16.00 jelang sore, ribuan wisatawan senantiasa mengantri di dermaga Saphan Taksin yang merupakan akses utama menuju Asiatique. Ada banyak pilihan kapal yang mengangkut wisatawan. Ada kapal berbendera kuning atau orange yang melayani penumpang secara gratis. Ada kapal ekspres dan cepat dengan berbagai tingkatan tarif dan fasilitas yang siap memanjakan penumpang. Waktu tempuh dermaga Saphan Taksin hingga dermaga Asiatique hanya sekitar 20-30 menit. Asiatique benar-benar menjadi tujuan melancong yang sungguh murah meriah di kota Bangkok.

Ngisor Blimbing, 12 Februari 2020

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang rakyat kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s