Ciplukan Bangkok, Ciplukan Jumbo ala Thailand


ENAM HARI LIMA MALAM BERTUALANG KELUARGA KE BANGKOK (15)

Tahu buah ciplukan? Siapa tidak kenal dengan buah yang paling digemari para bocah desa yang satu ini? Bentuk buah ini bulat seukuran kelereng. Namun jika suatu hari kita mendapatkan buah ini tidak lagi seukuran bola kelereng, bahkan segenggaman orang dewasa, sehingga lebih mirip sebagai buah jeruk, percayakah Anda? Mudahnya kita dapat menyebut buah satu ini sebagai ceplukan Bangkok.

Ciplukan atau ceplukan memilki nama latin Pysalis minima. Buah bulat nan lunak ini senantiasa terbungkus suatu lapisan kelopak buah yang sangat khas.  Kandungan airnya lumayan tinggi, sehingga sangat cocok dinikmati pada siang hari saat kondisi cuaca panas menyengat. Kesegaran akan segera terasa di kerongkongan sesaat setelah kita menyantapnya.

Saat pada suatu senja menyusuri jalanan dari kawasan China Town menuju Stasiun Hua Lampong, kami menemukan sesuatu yang sungguh unik. Seorang ibu-ibu berdiri berhadapan dengan sebuah meja dagangan. Ada buah berwarna orange cerah langsung menarik perhatian para pengunjung yang berlalu lalang. Saya sendiri awalnya mengira buah yang dijajakan tersebut adalah jeruk keprok. Saat berkesempatan mendekat, saya baru paham dan nyadar ternyata buah berbalut bungkus kelopak buah tersebut adalah ceplukan “raksasa”. Terus terang baru kali itu kami menyaksikan ceplukan bangkok.

Thailand sungguh dikenal sebagai negara dengan sistem pertanian paling maju di Asia Tenggara. Mesir menerima anugerah kesuburan tanah lembah sungai Nil. Irak-Iran memiliki lembah subur Mesopotamia yang diapit aliran sungai Eufrat dan Tigris. India terberkahi oleh aliran Gangga dan Yamuna. Thailand sungguh pula beruntung dengan kesuburan yang terbentang di kanan kiri lembah sungai “Maenam” Chao Phraya.

Kemajuan dunia pertanian Thailand telah terbukti dengan varietas-varietas tanaman buah dan holtikultura. Ada jambu bangkok. Ingat kan? Ada pepaya bangkok pula. So pasti ada pula ayam bangkok. Semua varietas bergelar “bangkok” tersebut pada umumnya mengacu kepada jenis varietas  dengan ciri buah atau tubuh yang berukuran ekstra lebih besar. Ternyata tidak hanya jambu bangkok, pepaya bangkok, ayam bangkok, Bangkok ternyata juga memiliki ceplukan bangkok alias ceplukan berukuran sebesar buah jeruk.

Sayang seribu sayang kami tidak berkesempatan mencicipi kesegaran dan manisnya buah ceplukan bangkok. Masih untung kami tidak lupa mengabadikan buah legendaris ini. Next, sekiranya diperjalankan kembali ke Bangkok, tentu kami tidak akan lupa lagi dengan ceplukan ‘raksasa’ alias ceplukan bangkok nan jumbo. Monggo…..

Ngisor Blimbing, 4 Februari 2020

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang rakyat kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Ciplukan Bangkok, Ciplukan Jumbo ala Thailand

  1. Uchi berkata:

    boro2 ktemu ciplukan raksasa. Ciplukan biasa aja udah langka. Padahal dulu kecil buat mainan karna tumbuh dimana2. knp skrg bisa ilang populasinya, ya?? hiks.. dicari2 buat obat malahan…

    Suka

    • sang nanang berkata:

      Kalo daerah sekitar kaki Merapi masih banyak, setiap orang nanam palawija biasanya akan nongol tuh tanaman ciplukan. Cuman sekarang sudah jarang anak-anak yang kenal ciplukan. Beberapa waktu lalu di daerah Wonogiri pernah boom ciplukan jumbo, sekilo bisa nembus harga 100 ribu lho….

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s