Transportasi dari Don Mueang International Airport ke Pusat Kota Bangkok


ENAM HARI LIMA MALAM BERTUALANG KELUARGA KE BANGKOK (12)

Thailand merupakan salah satu negeri destinasi wisata utama di Asia Tenggara. Jutaan wisatawan setiap tahun mengunjungi Negeri Gajah Putih ini. Meskipun pada saat ini bukan lagi merupakan bandara terbesar dan utama di Bangkok, Don Mueang International Airport di pinggir utara Bangkok tetap menjadi gerbang wisatawan yang penting, terutama untuk pesawat berbudget rendah (LCC).

Keberadaannya yang di pinggiran kota mengharuskan pengunjung yang tiba melalui bandara ini untuk pintar-pintar memilih akses menuju pusat kota Bangkok dengan beberapa pilihan moda transportasi yang ada. Bagi yang belum pernah menaiki moda transportasi dari Don Mueang ke pusat kota Bangkok, mungkin ada banyak keraguan, terkait kemudahan, keamanan, dan tentunya perihal kenyamanannya. Namun bagi yang pernah, pastinya enjoy aja, termasuk jika naik sarana transportasi umum sekalipun.

Ada beberapa pilihan sarana transportasi umum dari Don Mueang ke pusat kota Bangkok. Untuk kendaraan shuttle bus, ada pilihan naik bus nomor A1 dan A1. Bus ber-AC standar antar-jemput bandara berwarna biru ini hanya mengenakan tarif 30 THB per penumpang. Untuk bus A1, memiliki rute bandara hingga di pemberhentian Mo Chit (dekat Pasar Chatuchak). Dari perhentian tersebut, kita dapat melanjutkan perjalanan dengan beberapa bus lain ataupun menggunakan BTS (kereta layang) dari Stasiun Mo Chit.

Adapun bus A2, merupakan jalur yang melayani bandara hingga pusat halte di Victory Monument. Victory Monument sebenarnya sudah berada di tengah kota, dan merupakan salah satu landmark sekaligus pusat halte atau semi terminal terbesar di Bangkok. Kawasan Victory Monument mirip dengan Bunderan Hotel Indonesia di Jakarta. Ada sebuah menumen kemenangan perjuangan di tengah sebuah bunderan besar. Di sekeliling bunderan tersebut terdapat halte bus melingkar yang unik lengkap dengan pusat perbelanjaan kaki limanya. Jalur A2 memiliki rute tempuh yang lebih jauh dan lama. Namun dari sisi kelanjutan akses, terutama jika masih melanjutkan dengan bus kota jalur lain akan sangat mudah. Di samping itu, perjalanan juga dapat dilanjutkan dengan kereta layang melalui Stasiun Victory Monument.

Untuk naik bus A1 atau A2 di bandaran Don Mueang, setelah melakukan cek imigrasi dan pengambilan bagasi, kita dapat langsung menuju pintu keluar. Dari pintu keluar utama, keluar sedikit ke arah kanan. Perhatikan arah dan petunjuk yang tertera dengan jelas. Bus datang setiap 10-20 menit. Saat bus datang, kita dapat langsung menaikinya. Pembayaran ongkos bus akan ditarik di atas pada saat perjalanan. Ada kondektur khusus yang akan melayani. Enaknya lagi, untuk penumpang anak-anak umur di bawah 12 tahun sama sekali tidak dikenakan sewa.

Pilihan selanjutnya, kita bisa menggunakan kereta api. Dari stasiun bandara, penumpang bisa mencapai beberapa stasiun utama Bangkok, seperti Stasiun Mo Chit ataupun Hualampong. Khusus untuk Stasiun Hualampong yang menjadi tujuan akhir rute kereta bandara, merupakan stasiun terbesar di Bangkok. Stasiun ini telah terintegrasi dengan kereta bawah tanah (MRT). Di samping itu, dari stasiun ini kita juga bisa menuju kota-kota besar lain di luar Bangkok dengan sambungan kereta api antar kota. Sayangnya kereta yang melayani rute bandara masih merupakan kereta non-AC, alias kereta ber-air cendela langsung.

Ngisor Blimbing, 27 Januari 2019

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang rakyat kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s