Gigi Tanggal Dua


Tanggal yang saya tuliskan ini tidak berkaitan dengan kalender. Tanggal dengan makna lain dapat diartikan lepas. Peristiwa inilah yang baru-baru ini dialami oleh Noni Nadya, putri sewayang kami. Tepat di awal bulan dan penghujung bulan November silam, peristiwa tersebut terjadi. Memang sih tanggal sengaja dicabut dan bukan tanggal oleh sebab yang lain. Namun baru hari-hari ini kami jadi kepikiran sesuatu hal. Tentang makna gigi yang tanggal!

Tanggalnya gigi si Noni memang sebuah kesengajaan. Meskipun masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak, kebetulan giginya rapi dan utuh. Tidak ada yang griwing ataupun berlubang. Tidak pernah pula ia mengeluhkan sakit gigi. Secara buliknya yang kebetulan seorang perawat gigi senantiasa memberikan pengajaran perawatan dan kebersihan organ mulut dan gigi dengan baik serta sangat mengena. Jadilah memang si Noni tergolong sebagai anak yang rajin menggosok gigi dan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan minuman yang terlalu manis. So what gigi mesti dicabut segala?

Jadi gini lho lur! Meskipun semua barisan gigi atas dan bawah masih utuh nan kokoh, ndilalah kok gigi tetapnya sudah nyundul mau tumbuh. Karena tidak adanya celah antar gigi yang longgar maka calon gigi tetap bagian bawah justru tumbuh menyejajari barisan gigi yang ada tepat di sisi belakangnya. Dengan kekhawatiran jika gigi di sisi depannya tidak segera dicabut maka justru posisi gigi akan semakin berhimpitan dan semakin kokoh sehingga jika cabut gigi tertunda justru akan semakin sulit dilakukan. Maka jadilah sebuah gigi dicabut diawal November.

Berselang tiga minggu, ada kejutan baru. Satu gigi tumbuh lagi mendampingi gigi baru sebelumnya. Pada saat cabut gigi, belum sama sekali terdapat tanda-tanda akan munculnya gigi yang terakhir ini. Dengan pertimbangan yang sama persis dengan alasan pencabutan giginya yang pertama, dokterpun mengambil tindakan untuk melakukan proses pencabutan gigi yang ke dua. Hanya berselang tiga minggu gigi Noni tanggal dua.

Gigi tanggal dalam mitos para orang tua memiliki makna tertentu. Bahkan sekedar peristiwa gigi tanggal itu hanyalah sebuah mimpi. Tidak perlu kategori mimpi yang tergolong mimpi puspotajem, mimpi kembang sore ataupun mimpi siang bolong juga gawat keliwat-liwat. Konon katanya, jika seseorang didatangi mimpi tanggal gigi, maka orang yang bermimpi tersebut akan ditinggal atau kehilangan salah seorang keluarga terdekat.

Ndilalahnya, entah hanya sekedar kebetulan ataukah memang mengandung makna sebuah tafsir pertanda sebuah kejadian, selang waktu antara tanggalnya gigi si Noni di awal dan akhir bulan, kami benar-benar kehilangan orang terdekat kami. Orang tua kami, bapak kami, mbah kakung kami, kakek tercinta dari anak-anak kami dipanggil ke haribaanNya tepat pada tanggal 10 November 2019 yang lalu. Tanpa bermaksud menghubung-hubungkan  atau memitoskan keterhubugan peristiwa tanggal gigi dan orang meninggal dunia, bagi kami inilah kenyataan, ketentuan, serta takdir yang harus kami jalani dan terima dengan keikhlasan dan kesabaran.

Segala sesuatu berasal sumber daripada Tuhan Yang Maha Tunggal Maha Pencipta, maka sudah semestinyalah jika segalanya juga akan kembali kepadaNya. Namun sebagaimana daun tua berguguran, tunas-tunas muda bersemi. Sebagaimana seseorang meninggal, bayi-bayi manusia yang lain terlahirkan. Sebagaimana gigi yang yang tanggal bagi seorang anak, gigi baru yang lain telah siap ditumbuhkan. Demikianlah roda takdir yang terus berputar bagaikan irama kehidupan yang terus menapaki siklus innalillahi wainna ilaihi roji’un.

Ngisor Blimbing, 8 Desembe 2019

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Religi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s