Man in the Middle Attack


Man in the middle attack. Secara harfiah syah-syah saja ungkapan tersebut diartikan orang di tengah yang melakukan serangan. Memang sedikit mirip dengan istilah yang populer di dunia sepak bola, penyerang tengah. Bukankah demikian? Mungkin juga sih pelaku penyerangan yang menusuk Pak Wiranto kemarin disebut sebagai orang di tengah kerumunan yang melakukan penyerangan.

Man in the middle attack di dunia maya, khususnya pada penerapan jaringan komputer, merupakan istilah yang umum digunakan. Dalam suatu proses komunikasi data, sangat dimungkian ada pihak lain di luar pengirim dan penerima data yang melakukan penyadapan data atau informasi. Jika hanya menyadap saja, maka ia termasuk man in the middle attacker yang pasif. Namun jika tindakan yang dilakukan tidak hanya terhenti pada penyadapan, bahkan lebih jauh ia melakukan modifikasi, perubahan, pemalsuan, bahkan perusakan data, maka ia tergolong attacker aktif.

Teknik serangan man in the middle attack sesungguhnya bertumpu pada tindakan mengklamufasekan diri. Di mata pengirim, attacker seolah-olah dilihat atau berperan sebagai penerima. Di sisi penerimapun, attacker seolah-olah terlihat sebagai pengirim. Lalu apakah akibatnya jika hal demikian terjadi?

Bayangkan jika seseorang sedang bertransaksi atau mentransfer uang secara online, melalui mesin ATM misalkan. Si A mengirim uang kepada si B. Si A sudah mendapatkan konfirmasi dari B bahwa uang transferan telah ia terima. Faktanya si B belum merasa menerima kiriam uang dari A. B bertanya kepada A. Usut punya usut ternyata diantara A dan B hadir X yang secara diam-diam menerima uang kiriman dari A dan seolah-olah bertindak sebagai B dan memberikan konfirmasi penerimaan kiriman kepada A. Tidak hanya menyadap data, X as attacker bahkan sudah memalsukan data. Lebih dari itu ia telah mengemplang uang. Sungguh merugikan bukan?

Makanya kita harus senantiasa hati-hati dengan keamanan data dan privasi kita di dunia maya.

Ngisor Blimbing, 11 Oktober 2019

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Bubrah dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s