Kenari Mencari Kasih Ibu Sejati


Nini Kenari terlahir sebagai yatim piatu semenjak lahir. Kasih dan anugerah Tuhan mengirimkan kepadanya Ni Emban, seekor kucing putih kembang telon yang memeliharanya semenjak bayi. Kenaripun tumbuh menjadi bocah gadis sebagaimana teman-teman sebayanya dalam asuhan “ibunya” yang tidak sewajarnya.

Naluri seorang bocah tentu saja mendorong Kenari untuk mencari ibu kandungnya. Dengan berat hati ia berpisah dengan Ni Emban untuk berkelana menemukan ibu sejatinya. Dalam pengelanaan yang sangat panjang, berbagai rintangan dan cobaan dijalani oleh Kenari. Adalah atas bimbingan Tuhan, Kenari menjalani berbagai pengalaman hidup yang sungguh sangat berarti. Ia benar-benar merasakan limpahan Maha Kasihnya Tuhan yang telah menghadirkan rasa cinta dan kasih sayang sejati dari berbagai Ibu Dewi yang dijumpainya dalam perjalanan.

Kenari menjadi paham betapa berartinya petunjuk sinar Dewi Kartika dalam gelap pekatnya malam. Ia menjadi mengerti tentang kelembutan cahaya rembulan dari pancaran kasih Dewi Sasi, tentang pancaran kekuatan api kehidupan dari Dewi Mentari, tentang nilai keteduhan kasih dari Dewi Mega, tentang usapan serta kelembutan kasih dari Dewi Angin, tentang keteguhan dan kemurahan kasih Dewi Hargi, juga tentang ketulusan Dewi Kusti.

Roda waktu yang penuh misteri justru mengajarkan banyak kesejatian makna hidup kepada Kenari. Kasih sejati seorang ibu akan terlimpahkan kepada siapapun, meskipun bukan anak kandungnya sendiri. Dengan demikian kasih ibu sejati tidak harus didapatkan dari ibu kandung. Kasih ibu sejati tercurah dari ibu yang sejati. Siapapun atau apapun ibu tersebut.

Seperti apakah selengkapnya kisah pengembaraan Nini Kenari dalam menemukan kasih ibu sejatinya? Apa yang ditemuinya sepanjang perjalanan? Simak selengkapnya dalam kisah Kenari Mencari Ibu Sejati.

Satu kisah dongeng kado istimewa untuk anak-anak Nusantara yang kami persembahkan di hari jadi kami tahun ini. Monggo yang sayang anak! Monggo yang berkenan turut memberikan kado untuk anak-anak kita. Monggo yang berkenan untuk berbagi. Monggo…

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Sastra dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s