The Best Wisata Medika Pulau Penang


EMPAT HARI TIGA MALAM BERTUALANG KELUARGA KE PENANG (13)

Sejenak duduk di ruang tunggu untuk menanti boarding keberangkatan pesawat kami ke Penang, kami sedikit berbincang dengan beberapa calon penumpang lain. Salah seorang mengangguk sambal melempar senyum. Saya balas senyumnya. Ia dengan pelan bertanya, “Berobat juga Mas?“. Saya menggeleng. ” Tidak, Bu. Sekedar jalan-jalan mengantar anak-anak,” sejenak kemudian saya menjawab. Saya jadi mbatin sendiri, kenapa nanyanya soal berobat. Bukannya Penang tersohor sebagai destinasi wisata untuk berlibur, bertamasya, bersenang-senang.

Gleneagles Hospital Penang

Ah, iya saya baru teringat. Ketika lebih dari sepuluh tahun silam ketika berkunjung ke salah satu rumah sakit yang juga memproduksi radifarmaka. Mereka menceritakan mengenai pengiriman produk radiofarmaka untuk kebutuhan rumah-rumah sakit di Penang. Penang merupakan negara bagian dengan fasilitas rumah sakit paling the best di Negeri Jiran. Saking terkenal reputasinya, rumah sakit di Penang dengan kecanggihan fasilitas dan kehandalan para  dokternya telah menjadikannya pesaing Utama Singapura dalam hal pengobatan berbagai jenis penyakit.

Penang dengan beberapa rumah sakit ternamanya tidak saja sekedar menjadi tujuan pasien berbagai penyakit untuk berobat, bahkan Penang telah menyatakan diri sebagai The Best Medical Trip Destination. Medical trip, alias wisata medis. Coba ernah dengar istilah wisata medis atau wisata medika?

Tak heran jika kita naik pesawat menuju maupun dari Penang, kita akan berbarengan dengan para pasien peserta program wisata medika tersebut. Mereka kebanyakan usia setengah baya. Beberapa diantaranya berkursi roda dan ditemani  kerabat atau keluarganya. Yang lain ada yang mengenakan masker dengan nafas yang setengah kembang-kempis. Mereka adalah bagian dari 500 ribu pasien asal Indonesia yang berobat ke Penang setiap tahunnya. Jangan heran pula jika hendak landing dari atau menuju Penang salah satu prosedur tetap adalah penyemprotan disinfektan di dalam kabin pesawat sebelum penumpang diperkenankan turun. Hal ini tentu saja untuk mencegah penularan penyakit kepada penumpang sehat.

Tidak kurang dari 1 juta pasien luar negeri berobat ke Penang setiap tahunnya. Kenapa mereka memilih Penang, bukannya ke Singappura sebagaimana dikenal sebagai negara tercanggih untuk urusan pengobatan di Asia Tenggara? Dua alasan yang banyak diungkapkan berkaitan dengan kecanggihan teknologi dan dokter spesialis yang sangat berkompeten pada rumah sakit yang ada di sana. Adapun alasan paling utama adalah biaya pengobatannya yang jauh lebih murah dibandingkan fasilitas setara di Singapura.

Keunggulan daya tarik layanan pengobatan ini sangat disadari sepenuhnya oleh pemerintah setempat. Di satu sisi Penang juga unggul sebagai destinasi wisata utama di Malaysia, setelah KL dan Melaka. Dengan berbagai promosi maka dikemaslah Penang sebagai the Best Medical Trip tadi, tentu saja dengan memadukan paket wisata menarik dengan paket pengobatan terhadap pasien. Paket wisata medika, demikian barangkali hal tersebut dapat diistilahkan.

Ketika pada suatu senja kami berjalan-jalan di lingkungan the Gurney Hotel Resort and Residence, tepat di sisi pertigaan Jalan Pangkor, kami menjumpai sebuah bangunan bertingkat. Selintas kami mengira bangunan tersebut merupakan sebuah supermarket semacam Giant. Di depan gedung Nampak pelataran parkiran yang dipenuhi mobil yang berjajar rapi. Di sisi utama, terdapat sebuah lobi dengan kaca transparan yang memperlihatkan kesibukan aktivitas yang tak henti-hentinya. Namun hal yang sedikit menghentak pikiran kami adalah adanya beberapa ambulan yang berjajar parkir, maupun sesekali juga adalah yang keluar masuk ke sisi lobi utama. Gedung tersebut menyandang sebuah nama Gleanagles sebagaimana tulisan besar yang bertengger di puncaknya.

Gleanagles, usut punya usut merupakan sebuah rumah sakit. Gleanagles sama sekali bukan pusat perbelanjaan atau supermarket sebagaimana perkiraan kami. Rumah sakit ini merupakan salah satu rumah sakit ternama dan menjadi rujukan pasien dari berbagai kota, termasuk dari Indonesia. Seminggu setelah perjalanan kami ke Penang, rupanya Ustadz Arifin Ilham yang tengah didera kanker menjalani serangkaian pengobatan di Rumah Sakit Gleneagles.

Selain Gleneagles, beberapa rumah sakit ternama dan favorit di Georgetown seperti Island Hospital, Loh Guan Lye Specialist, Pantai Hospital Penang, Mount Miriam Cancer Hospital, juga KPJ Penang. Selain layanan terapi alias pengobatan, mereka juga dikenal dengan layanan medical check up. Khusus layanan ini tentu tidak harus menunggu seseorang menderita sakit untuk melakukan medical check up.

Ada hal yang sungguh menarik dengan medical trip ala Pulau Penang. Di samping layanan utama dalam rangka dan menjalani serangkaian proses pengobatan, seorang pasien sekaligus dapat menikmati paket jalan-jalan ke berbagai tujuan wisata menarik di Penang. Mungkin konsep bahwa seorang yang sedang sakit harus senantiasa riang dan digembirakan agar proses penyembuhan sakit yang dideritanya dapat berlangsung lebih cepat dan baik. Kegembiraan hati itulah sejatinya obat bagi penyakit apapun.

Kulon Balairung, 24 Januari 2019

Gambar dipinjam dari sini.

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s