Tetirah di Awal Tahun


EMPAT HARI TIGA MALAM BERTUALANG KELUARGA KE PENANG (1)

Tetirah sejatinya bukan istilah baru. Justru istilah tetirah sudah menjadi bagian masa lalu. Tetirah telah bergeser dan tergantikan dengan istilah yang lebih popular seperti piknik, melancong, atau berwisata jika tujuan dari tujuan bepergian dalam rangka bersuka ria. Untuk tujuan yang lain, istilah tetirah mungkin setara dengan ziarah, bahkan berkelana dan mengembara. Adapun di kalangan the have dirasa lebih intelek dan modern digunakan istilah avonturing, dan kini di jaman now dengan sebutan traveling.

Hidup sendiri sejatinya adalah sebuah gerak perjalanan dan persinggahan. Masyarakat Jawa bahkan mengistilahkan dengan urip mung mampir ngombe. Hidup merupakan sebuah kesementaraan. Dan itulah inti hakikat hidup sebagai sebuah perjalanan, sebuah pengelanaan, sebuah avonturing, sebuah traveling. Ya, hidup sebagai laku tetirah itu tadi.

Awal adalah akhir. Akhir adalah awal. Akhir tahun di bulan terakhir, minggu terakhir, hari terakhir, jam terakhir, menit terakhir, hingga detik terakhir hanya dalam hitung sekejab kemudian berubah menjadi detik awal, menit awal, jam awal, hari awal, minggu awal, bulan awal di tahun yang baru. Betapa batasan antara akhir dan awal itu sangat absurb. Ya itu tadi, akhir adalah awal dan awal adalah akhir. Itu semua merupakan sebuah kepastian siklus kehidupan yang sesungguhnya merupakan tajali alias pengejawantahan dari Yang Maha Tunggal itu sendiri.

Kembali ke istilah tetirah dalam pengertian traveling, berkaitan dengan liburan akhir dan awal tahun baru, ada suatu kebiasaan yang setelah kami cermati dengan seksama seolah menjadi sebuah tradisi di keluarga kecil kami. Seperti setahun silam. Di akhir tahun 2017 kebetulan kami mbolang dengan kereta bahari ke Tegal. Begitu berganti tahun baru 2018, kami diperjalankan ke Purwakarta. Adapun di tahun ini tepat mengakhiri tahun 2018 kami sempat nyengkrak kereta api melintas Rangkas hingga dermaga Merak. Di awal bulan yang memasuki Tahun Baru 2019 kali inipun Tuhan memperkenankan kami untuk lebih mengenal sudut lain dari bumi ciptaanNya, Penang.

Bagi keluarga kecil kami, pengelanaan atau touring menjadi sangat penting dalam rangka merekatkan dan menguatkan hubungan kekeluargaan. Antara suami dan istri, antara orang tua dan anak, antara ayah dan anak, antara ibu dan anak, antara kakak dan adik, dan antara kita semua. Merencanakan tujuan bersama, mencari informasi di internet bersama, menjalani perjalanan bersama, mengenal tempat baru bersama, mengasah pengalaman bersama, menambahkan pengetahuan bersama, meluaskan wawasan bersama, dan apapun hal positif yang dapat dilakukan bersama sebagai satu keluarga. Bukankah di era sarana prasarana teknologi yang semakin memudahkan komunikasi jarak jauh telah menjadikan kebersamaan dalam artian fisik menjadi suatu yang teramat terabaikan?

Di samping banyak hikmah berkenaan dengan family traveling sebagaimana telah banyak dipikirkan dan dirasakan banyak keluarga, kami jadi tergugah dengan satu hal yang dilontarkan Kang Gol A Gong alias Harry Heryana Harris dalam sebuah obrolan beberapa pekan lalu, “Enaknya traveling atau bermusafir itu bisa meringkas sholat.” Sungguh saya terkhusus baru kepikiran dengan hal tersebut seketika itu. Ya sudah, jalani saja. Dan pastinya nikmati saja. Inilah hikmah berwisata, bertraveling, melakukan touring jika senantiasa dibingkai dalam rangka mentadaburi keagunan dari setiap keindahan alam yang telah dihamparkanNya. Terlebih jika dilakukan bersama keluarga.

Pulau Penang, 2 Januari 2019

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Tetirah di Awal Tahun

  1. mysukmana berkata:

    memang sejatinya urip mung mampir ngombe..
    tapi kalau bisa selain ibadah, urip juga kudu mampir piknik hehehe

    Suka

  2. sang nanang berkata:

    Piknik juga tetap bisa diniatkan untuk beribadah mas, bertadabur mengenal belahan bumi ciptaanNya yang lain. Salam touring mas….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s