Kado untuk Bapak Ibu Guru di Hari Guru Nasional


Hari Guru. Tanpa mengurangi makna ketakziman dan penghargaan terhadap guru-gurunya, anak-anak sekolah di masa lalu tidak terlalu heboh dengan urusan Hari Guru. Hal ini ternyata sangat berbeda dengan anak-anak sekolah jaman now. Si Ponang yang duduk di kelas V SD Panunggangan V, sudah sedari hari kemarin disibukkan dengan ide untuk memberikan sebuha kado istimewa untuk guru kelasnya. Tentu saja jika hal ini sepenuhnya merupakan ide, gagasan, dan inisiatif dari anak-anak, tentu sungguh diacungi jempol dan patut didukung sepenuh hati oleh para orang tua.

Sedari pagi di hari Minggu ini, si Ponang dan beberapa teman sekelasnya sudah janjian untuk kumpul bersama, menyiapkan kado istimewa untuk Bu Ning, guru wali kelas mereka. Belum sempat semua bregodo anggota kelompok mereka berkumpul, hujan datang mengguyur. Mereka kemudian malah hanyut dalam obrolan dan sebagian yang membuka-buka buku bacaan milik si Ponang, bahkan ada yang menyetel lagu dari The Cramberries yang ngerock itu. Petikan gitar melengking dan hentakan drum dari hp yang ngerock itu menambah gemuruh hujan di teras rumah kami.

Iseng-iseng saya mengintip mereka. Saya hampiri mereka. Sayapun kemudian ngobrol dan menanyakan kado special seperti apakah yang akan dihadiahkan kepada guru kelas mereka di Hari Guru ini. Cilakanya mereka-mereka belum memiliki kesepakatan ide. Lha gimanap to bocah-bocah sekolah jaman now ini! Tak pikir mereka jauh lebih kreatif dan mletik untuk urusan-urusan seperti ini. Kalau anak jaman old, tidak akan terlalu bersimbol-simbol dengan hadiah sebagai bingkisan istimewa. Anak-anak di masa itu lebih menghargai dan menghormati guru dengan cara sikap santun, kepatuhan, dan kesungguhan dalam belajar. Nilai dan prestasi yang terpercaya serta diraih dengan penuh kejujuran, sudah merupakan ikatan kasih sayang guru-murid yang tiada nilai dan sungguh abadi.

Akhirnya saya teringat dengan buku berjudul “Sekolah Biasa Saja” karya Mas Toto Rahardjo dari Sanggar Anak Alam Jogja yang baru selesai say abaca di minggu lalu. Setelah selesai membaca buku yang sangat inspiratif perihal pendekatan sistem pendidikan alternative berbasis alam sekitar, terpercik niat untuk membeli lagi buku yang sama dan memberikannya kepada beberapa pihak. Sekolah TK Permata Hati-nya si Noni, Tlatah Bocah, dan tentunya beberapa guru di SD Panunggangan V. Ah, saya pikir inilah momentum yang sungguh tepat. Dan bukankah setiap niat baik seyogyanya segera dilaksanakan dan jangan ditunda-tunda? Akhirnya saya mengusulkan satu bentuk kado untuk seluruh Bapak Ibu Guru di sekolah si Ponang berupa buku dari Salam tadi. Adapun satu hadiah khusus untuk wali kelas mereka, biarlah para bocah itu yang berembug dan memutuskannya sendiri. Merekapun sepakat.

Bapak dan Ibu Guru pendidik anak bangsa di segenap penjuru negeri, Selamat Hari Guru Nasional. Guru adalah penyejuk dalam kehausan, engkau adalah pelita dalam kegelaan, engkaulah sejatinya pahlawan tanpa tanda jasa. Terpujilah wahai Bapak Ibur Guru tercinta.

Ngisor Blimbing, 25 Desember 2018

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Tokoh dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Kado untuk Bapak Ibu Guru di Hari Guru Nasional

  1. kusumah wijaya berkata:

    Selamat Hari Guru Nasional dan HUT ke 73 PGRI. Mari rayakan dg kegembiraaan, sejenak keluar dr rutinitas dan perjuangan panjang menuju guru bermartabat. Guru harus siap berubah dan mejadi agen perubahan bangsa.Tks Guru, engkau dihatiku @jokowi @Kemdikbud_RI

    Suka

    • sang nanang berkata:

      Moga sukses dan amanah selalu untuk para guru yang berdedikasi tinggi untuk mencetak genarasi masa depan Indonesia, seperti Om Jay tentunya

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s