Waduk Cacaban: Waduk Berpagar Ladang Jagung


Cacaban bagi warga Kota Magelang khususnya, bukan merupakan nama asing. Sebuah nama kampong yang terletak di sisi barat kota yang kini bermotto Kota Sejuta Bunga. Namun ketika nama kampung tersebut digabungkan dengan kata waduk, tentu yang kita bicarakan bukan nama tempat di Magelang. Waduk Cacaban, emang ada? Dimanakah gerangan tempatnya?

Beberapa nama waduk yang berada di wilayah Jawa Tengah mungkin kita bias menyebutnya. Waduk Kedungombo, Gadjah Mungkur, Sempor, Mrican, paling ya itu-itu yang sering disebut orang. Nah ternyata ada pula Waduk Cacaban. Waduk yang satu ini berada di wilayah Kabupaten Tegal, tepatnya di Kecamatan Kedungbanteng (sekitar 9 km sebelah timur Slawi). Waduk ini tentu saja masih sangat erat kaitannya dengan Gunung Slamet dan Kaligung yang sempat saya paparkan dalam tulisan-tulisan sebelumnya.

Menurut keterangan pengemudi yang mengantarkan kami ke sana beberapa waktu lalu, Waduk Cacaban merupakan satu-satunya waduk buatan yang dibangun tanpa menenggelamkan satupun pemukiman warga. Tidak ada satupun dusun, kampong, desa, ataupun kecamatan yang ditinggali penduduk ditenggelamkan. Artinya saat waduk tersebut direncanakan dan dibangun, tidak ada kisah tentang penggusuran, kisah tentang pindah bedhol desa, maupun transmigrasi massal.

Hal tersebut dapat dilaksanakan lantaran berkah alam yang sungguh luar biasa sehingga relief dan kontur permukaan wilayah di sana benar-benar mendukung untuk terwujudnya sebuah waduk. Kondisi itulah yang mendorong pemerintah Belanda pada tahun 1930-an merencanakan pembangunan Waduk Cacaban. Seiring dengan waktu, Waduk Cacaban baru terealisasi pada pemerintahan Presiden Soekarno, beberapa tahun setelah Indonesia merdeka. 

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s