Tamasya ke Taman Jurug


By Si Ponang

Pada  hari Minggu jam 10 pagi, saya berangkat ke Taman Jurug. Saya ke Taman Jurug, cuaca di Solo sangat panas. Selain itu, lalu lintas di sana tidak terlalu padat. Di jalan saya melihat ada rel kereta api, stadion, toko, mall, pasar, dan banyak lagi.

Di saat melintas di dekat jembatan rel kereta api, tiba-tiba ada Semar dan Petruk yang meminta foto dengan kami. Lantas kamipun terkejut. Kamipun berhenti di pinggir jalan. Setelah itu kamipun berfoto-foto. Lebih dari dua foto yang kami dapat. Nadya (adik saya) ternyata takut dengan Semar dan Petruk. Saat mau difoto, Nadya harus didampingi mama. Selesai berfoto kamipun melanjutkan perjalanan.

Setibanya di Taman Jurug, bapak langsung mencari tempat parkir. Setelah itu kami membeli karcis. Tariff yang dikenakan untuk masuk ke Taman Jurug sekitar Rp. 15.000,-. Kami membeli empat tiket, yaitu untuk saya, Nadya, bapak, dan mama. Setelah membeli tiket, saya langsung masuk ke Taman Jurug.

Di dalam area taman, saya melihat ada ayunan. Saya dan Nadya langsung bermain ayunan. Selesai bermain ayunan, saya melihat ada lampion naga. Saya berfoto-foto di lampion naga. Saya juga berfoto di gerbang pelangi.

Setelah itu, saya melihat gajah. Gajahnya ada yang sedang tidur. Setelah itu saya berjalan ke area taman burung. Di sana ada banyak burung. Ada burung gagak, elang jawa, dan banyak lagi.

Setelah itu saya menuju ke sebuah danau yang sedang diperbaiki. Di dekat danau juga ada Monumen Gesang. Monumen itu sudah tidak terawatt. Banyak daun-daun yang berserakan dimana-mana. Ada juga patung kepala yang terbuat dari perunggu.

Setelah melihat monument, saya melihat kudanil kecil. Kudanil kecil sangatlah lucu. Di dekat kudanil kecil, ada juga kolam untuk kudanil besar. Kudanil besar sedang berenang. Kudanil itu sedang diberi makan.

Selesai melihat kudanil, saya langsung menuju kawasan lain. Sesampainya saya di sana ternyata ada harimau. Selain ada harimau, ada juga berang-berang, kura-kura, buaya, dan juga ular.  Semua hewan tersebut sedang diberi makan. Semuanya makan dengan ayam, kecuali ular dan berang-berang. Ular memakan empat ekor kelinci. Sedangkan berang-berang makan ikan.

Setelah itu saya melihat ada unta, kancil, dan banteng. Unta itu boleh dinaiki, tetapi saya tidak mencobanya. Setelah itu saya melihat burung unta, kalkun, flamingo, dan burung merak. Di seberangnya ada monyet yang sedang teriak-teriak. Ternyata monyet itu sedang bermain dengan temannya. Di sana sangat banyak orang yang melihat.

Setelah itu saya langsung menuju pintu keluar. Di tengah perjalanan, saya membeli rambutan manis. Setelah memberi rambutan, saya berfoto di lampion ikan hiu. Selesai berfoto, saya langsung ke pintu keluar. Ternyata sudah adzan Dzuhur. Saya segera mencari mushola dan segera sholat dzuhur. Selesai sholat, saya segera pulang ke hotel.

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Kenyung dan tag , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Tamasya ke Taman Jurug

  1. mcrokhim berkata:

    Mantap ini tempat, Mas…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s