Mangan Ora Mangan Pokoke Kopdar


Mangan ora mangan pokoke kopdar! Judul kopdar kali ini memang demikian, meskipun sebagai manusia-manusia berperadaban timur tentu teman-teman panitia sangat paham dengan iguh, lungguh, dan pastinya suguh. Dan pada kenyataannya justru pada saat kopdaran sangat melimpah ruah dengan beragam sajian bebakaran untuk para blogger yang turut merapat kopdar. Ada  nasi putih nan mengepul, sate-satean aneka rupa, ada wedang kopi, teh, jahe, bahkan wedang galak. Justru para kopdarian sampai kewalahan untuk menyantap tandas hidangan yang ada. Sangat komplit dan maregi semua hadirin.

Kopdar, alias kopi darat, memang sebuah ritual teramat sangat penting nan mulia bagi barisan netizen yang masih menyandang gelar blogger, mantan blogger, atau yang sama sekali tidak memiliki blog tetapi senang dan akrab bergaul dengan para blogger. Ritual “kopdaran” di jagad perbloggeran di masa kini memang tidak sesemarak dan seintents pada era sepuluh tahunan silam. Dan justru hal inilah yang menjadikan momentum Mangan Ora Mangan Pokoke Kopdar ini menjadi sangat penting dan bernilai historis.

Adalah Rumah Blogger Indonesia (RBI) dengan dedengkotnya Pakdhe Blontank, berinisiatif untuk kembali ngumpulke balung pisah, mempertemukan, mempertautkan, dan ingin juga mempersatukan barisan para blogger untuk berkopdar kembali. Beriringan dengan event Festival Media dan Kongres X AJI yang kebetulan digelar di Surakarta kiranya menjadi saat terbaik bagi para blogger di dunia maya untuk menampakkan batang hidungnya di dunia nyata.

Kamis, 23 November 2017, sebagaimana thematic song November Rain rata-rata wilayah Pulau Jawa diterpa hujan sedari dini hari, pagi hari, siang hari, sore hari, bahkan sepanjang hari. Namun kondisi cuaca yang sedikit banyak menganggu keleluasaan para blogger untuk berperjalanan jauh tidak menyurutkan langkah bagi mereka untuk tetap berangkat ke RBI di Kota Solo. Dari Madura, Surabaya, Malang, Ponorogo, Jogja, Semarang, Magelang, Banyumas, Jakarta, Sukabumi, dan masih banyak yang lainnya.

Selepas petang beriring berganti malam, dalam guyuran rintik gerimis para blogger merapat ke RBI. Bersalaman, bertegur sapa, berbagi kabar dan cerita menjadikan RBI saat itu menggemakan kumandang sebagaimana pasar-pasar tradisional di masa lalu. Meski gerimis menurunkan hawa dingin, namun suasana hati para blogger diliputi ehangatan dan keakraban yang sungguh tidak terlukiskan.

Sejenak bertegur sapa dan berakrab ria, episode selanjutnya adalah mentandaskan hidangan bebakaran yang sengaja telah dipersiapkan oleh tuan rumah. Jadilah sebelum acara inti kopdaran dimulai, hadirin dipersilakan untuk kembul bujono, menikmati keramah-tamahan Kota Solo dan RBI-nya.

Di samping sekedar temu kangen dan menjalin kembali persaudaraan, pada kesempatan Mangan Ora Mangan Pokoke Kopdar kali ini juga diketengahkan paparan tentang peluang bagi para blogger untuk meningkatkan karya content di blog atau media lain yang mereka tekuni menjadi karya jurnalistik yang sarat dengan pesan dan nilai. Bahkan Mas Afi selaku narasumber dari AJI menyatakan peluang terbuka bagi para blogger untuk menjadi anggota organisasi jurnalistik, dalam hal ini AJI. Kemudian untuk mendorong branding dan melindungi aspirasi para blogger yang ketika memposting kritikan ataupun pendapatan yang berkaitan dengan kebijakan, tokoh tertentu, ataupun kasus-kasus tertentu, dimungkinkan sebuah media blog dinaungi dalam suatu entitas atau badan hukum tersendiri, semacam PT.

Adapun Mas Hendry narasumber dari XL, selaku pendukung kopdaran kali ini, menyampaikan keterbukaannya selaku operator seluler untuk mendukung acara dan kegiatan-kegiatan positif serta membangun yang digagas oleh teman-teman blogger. Bagaimanapun para blogger sebagai pencipta konten di dalam dunia internet memiliki peran yang sangat strategi dalam rangka turut menciptakan atmosfer dunia maya yang positif untuk mendorong kemajuan bersama.

Acara kopdaran terus bergulir dan mengalir dengan sumringahnya. Semakin malam para blogger semakin larut dalam keasyikan. Keasyikan itu menjadi semakin bertambah asyik nan semarak dengan iringan music keroncong yang mengalun-mendayu sebagaimana aliran Kali Bengawan Solo.

Akhir kata, tiada momen terindah bagi seorag blogger, selain bias kopdaran bersama. Kopdaraan Mangan Ora Mangan Pokoke Mangan kali ini benar-benar menjadi penawar dahaga dan obat kangen yang sungguh luar biasa. Terucap salam perpisahan di darat, kami tak lupa mengucapkan terima kasih tiada terhingga kepada RBI, teman-teman blogger yang ramah dan semanak, para pihak pendukung acara siapapun yang tidak dapat disebutkan sat per satu. Salam blogger dan matur nuwun.

Kerten, 24 November 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Blogger dan tag , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Mangan Ora Mangan Pokoke Kopdar

  1. achmadmuttohar berkata:

    Wah, kangen suasana kopdar seperti itu, mas. Aslinya saya kepengin daftar dan gabung bertemu dengan kawan lama dan kawan baru. Sayang karena waktunya ndak bisa jadi urung. Melihat fotonya saja sudah terbayang bagaimama suasana yang hangat meski gerimis di luar, asyik dan seru. 🙂

    Suka

  2. Budiono berkata:

    mbak e kae uayu tenan tho sing nyanyi. haduuhhhh gek suarane emfuukkk

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s