Mini Tubing Umbul Kali Gending


Gendhing memiliki kedekatan bunyi dengan gendheng, gendhèng, ataupun gendhis. Tentu saja ketiga kata tersebut sama sekali tidak memiliki kedekatan arti. Gendhing berarti suatu komposisi dan aransemen musik yang diiringi dengan seperangkat gamelan Jawa. Adapun gendheng berarti gila alias edan. Gendhèng bermakna genteng. Lain lagi dengan gendhis yang bermakna gula. Gendhing yang untuk selanjutnya hanya akan ditulis sebagai Gending, merupakan nama suatu wahana wisata air yang kini mulai meroket ketenaran di seantero Magelang. Tirta Wisata Mini Tubing Kali Gending.

Tirta Wisata Mini Tubing Kali Gending terletak di Dusun Ganjuran, Desa Sukorejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Lokasinya berada di lintasan jalan tembus antara Jalur Japunan arah Glagah yang menghubungkan Jalan Raya Magelang dengan Jalan Raya Purworejo. Dengan menyandang tirta wisata, tentu saja tempat wisata tersebut tergolong sebagai tempat rekreasi yang mengandalkan wahana air. Gending sendiri sejatinya merupakan sebuah umbul, tuk, atau mata air. Umbul sendiri mengacu kepada jenis mata air yang menyembul dari dalam perut bumi. Dalam genangan atau kolam yang cukup dalam, sembulan umbul tersebut akan membentuk gelembung air yang sensasional.

Umbul Kali Gending memiliki debit semburan air yang cukup besar. Saking besarnya, umbul tersebut membentuk genangan berupa sebuah sendang. Dari sendang ini, aliran air selanjutnya membentuk suatu jalur sungai yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Kali Gending. Jadi Umbul Kali Gending merupakan hulu mata air dari Kali Gending.

Pada awalnya sendang yang terbentuk dari Umbul Kali Gending masih alami yang terpagari oleh tebing-tebing tanah di sekitarnya. Sebagaimana sumber mata air pada umumnya, Umbul Kali Gending juga dipergunakan untuk menunjang kebutuhan hidup masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitarnya. Utamanya tentu saja air yang ada dimanfaatkan sebagai sumber air minum. Di samping itu, aktivitas mandi dan cuci warga sekitar juga dilakukan di area umbul. Di masa lalu tentu yang turut mandi dan bersih-bersih di dalamnya tidak hanya manusia tetapi binatang ternak juga. Tentu saja untuk saat ini, binatang atau ternak tidak diperkenankan lagi dimandikan di umbul. Setelah fungsi atau penggunaan air sebagaimana disebut di atas, limpahan aliran air yang mengalir sebagai Kali Gending dimanfaatkan untuk irigasi pertanian dan perikanan di sisi hilir.

Seiring dengan perkembangan pemanfaatan atau penggunaan sumber mata air, tebing-tebing tanah di kanan kiri atau sekeliling umbul tersebut digantikan secara permainan dari tatanan batu yang diplester dengan semen. Bersamaan dengan penataan tersebut, area pemandian yang ada juga dipisahkan dan dibatasi dengan dinding tembok untuk masing-masing area pria dan wanita. Hingga kini keberadaan Umbul Kali Gending masih memerankan fungsi utama untuk menunjang kebutuhan warga sekitar.

Di samping peran utama untuk mencukupi kebutuhan warga sekitar, area Umbul Kali Gending kini tenga dikembangkan menjadi area tempat rekreasi atau tujuan wisata. Sebagaimana wahana wisata berbasis air yang kini tengah menjamur di berbagai daerah, aliran Kali Gending dari umbul yang sedang kita bicarakan inipun kini dikembangkan untuk wisata mini tubing. Tahu kan yang dimaksud dengan wisata mini tubing. Wisata mini tubing merupakan wisata air yang menggunakan ban dalam bekas sebagai wahana yang dikendarai sambil menyusuri jalur aliran sungai. Penggunaan ban dalam bekas sebagai wahana kendara menjadikannya sangat fleksibel untuk menembus jalur-jalur aliran sungai yang sempit dan banyak terhalang batu maupun tetumbuhan.

Wahana mini tubing meghadirkan sensasi penjelajahan sungai yang sungguh unik. Berbeda dengan penggunaan perahu karet untuk mengarumi sungai besar dengan arus sungai yang deras, kedalaman palung sungai yang ekstrim, wahana mini tubing sangat sederhana dan tidak mengandung risiko bahaya yang tinggi. Wahana ini sangat cocok dinikmati oleh kalangan awam dari berbagai usia, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Urusan harga sewa ban dalam bekas, berikut dengan jasa pemandu yang menemani pengunjung so pasti sangat murah dan terjangkau. Hal ini menjadikan semua orang ingin mencoba wahana yang bernama mini tubing ini.

 

Khusus untuk wahana mini tubing Kali Gending sendiri memiliki tingkat tantangan kesulitan yang rendah sehingga siapapun yang belum pernah merasakan berselancar dengan ban dalam bekas ini tidak perlu merasakan ketakutan. Dengan pemandu-pemandu yang professional, prosedur layanan yang terstandar, tentu setiap pengunjung dijamin keselamatannya. Belum pernah menikmati wisata mini tubing? Wahana Tirta Wisata Mini Tubung Kali Gending dapat menuntaskan rasa penasaran Anda semua. Monggo sedoyo.

Tepi Merapi, 14 Novembe 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s