RTIK Magelang Fasilitasi Domain Gratis


Internet adalah sebuah keniscayaan di era informasi. Facebook, whatshapps, merupakan contoh aplikasi internet yang bagian dari keseharian masyarakat pada saat ini. Tidak hanya masyarakat kota, masyarakat desa juga melek FB dan WA. Tidak hanya kaum terpelejar, bahkan orang awam yang tidak pernah mengenyam pendidikanpun sangat terlatih menarikan jari-jemarinya untuk up date status. Intinya internet sudah sangat lekat dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan sehari-hari.

Internet atau dunia maya, sejatinya menghamparkan tak terhingga sumber daya. Kita bisa mendapatkan berbagai informasi melalui internet. Kita bias berkarya, menghasilkan produk, dan memasarkannya melalui internet. Internet dapat dijadikan sarana untuk mendapatkan penghasilan. Intinya, internet menyimpan tak terhingga peluang untuk mengembangkan potensi diri ataupun masyarakat yang akan membawa kepada keadaan yang lebih baik. Internet dapat menunjang.

Pernah mendengar istilah Internet of Things. Tivi dipasangi sensor dan mikroprosesor sehingga kita dapat menghidup-matikan dari luar rumah melalui perangkat komunikasi. Demikian halnya kulkas, kipas angina, radio, lampu, dan lain sebagainya. Contoh lain, orang pada masa kini telah mengenal ojek dan taksi online. Bisa pesan makanan atau barang tanpa perlu keluar dari halaman rumah. Hanya dengan pencetan jari tangan kita bias berbelanja. Toko tidak hanya ada di pinggir jalan dan di pasar. Tokopun kini sudah mengkaplingkan diri di dunia maya yang dikenal sebagai olshop alias online shopping.

Menyadari peluang internet yang sungguh luar biasa, Kementerian Komunikasi dan Informatik yang membidangi dunia internet, telah mencanangkan program untuk mengembangkan dan meningkatkan daya guna internet bagi masyarakat luas. Keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah yang nyata-nyata merupakan tulang punggung ekonomi negara kita kini difasilitasi untuk di-go online-kan. Pertumbuhan e-commerce dan konten positif terus didorong. Salah satu cara yang dilakukan adalah melalui program Satu Juta Domain Gratis untuk para UMKM, sekolah, pondok pesantren, termasuk organisasi sosial kemasyarakatan. Program ini sudah berjalan hampir dua tahun, mulai 2016-2017.

Dengan menggandeng Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Kemenkominfo memberikan website (domain dan hosting) kepada para pengusaha UMKM, sekolah, pondok pesantren, ataupun organisasi kemasyarakatan sebagaimana tersbeut di atas. Dengan pengelolaan server yang berada di dalam negeri langkah tersebut sekaligus merupakan fasilitasi untuk menyediakan akses website ataupun transaksional ekonomi antara pelanggan dan penyedia produk diantara sesame anak bangsa. Tentu saja secara tidak langsung hal ini juga mendorong kecintaan anak bangsa terhadap produk-produk dalam negeri. Dengan demikian nantinya akan terjadi efek domino atau berantai yang akan memberikan iklim tumbuh kembang untuk berbagai usaha yang ada maupun pengembangan konten-konten kreatif dari anak bangsa.

Sebagai kepanjangan tangan peran Kemenkominfo, Relawan TIK atau RTIK di berbagai wilayah juga turut bergerak untuk memfasilitasi di tingkat local program Sejuta Domian Gratis tersebut. Untuk wilayah Magelang dan sekitarnya, RTIK Magelang dengan mengusung slogan #magelangbergerak juga telah beberapa kali mengadakan sosialisasi maupun fasilitasi satu juta domain untuk pelaku usaha kecil, sekolah, pondok pesantren dan organisai kemasyarakatan. Dengan target menjaring peserta hingga 50 di akhir 2017, RTIK Magelang telah melangsungkan 3 kali tahapan pendaftaran. Domain gratis itu sendiri akan diberikan untuk masa satu tahun pertama, dan dapat diperpanjang dengan harga sewa yang sangat terjangkau.

Berbicara tentang geliat usaha kecil di wilayah Magelang sesugguhnya menyimpan potensi yang sungguh luar biasa. Magelang sebagai salah satu tujuan utama wisata Nusantara dengan ikon Candi Borobudurnya tentu memiliki keunggulan produk khas dan unik untuk bias di-go online-kan dan diperkenalkan secara lebih luas ke masyarakat dunia. Sebagaimana beberapa pelaku usaha yang hadir pada sosialisasi dan penjaringan Sejuta Domain Bacth#3 di Rumah Makan Pinang III, Jln Mangkubumi Magelang pada 22 Oktober 2017 silam, ada pengusaha bolu ketan hitam dari Salaman, ada pengusaha snack dari Borobudur, ada pengusaha travel dari Muntilan, dan lainnya.

Dengan meng-online-kan usahanya ke dunia maya, diharapkan promosi dan sosialisasi sebuah produk akan menjalangkau kalangan yang lebih luas. Batas-batas wilayahpun bahkan akan tertembus dengan jaringan internet yang mendunia. Dengan demikian ekspansi usaha dan transaksi juga dapat turut meningkat yang pada akhirnya akan menumbuhkan dan meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan bagi pelaku usaha sendiri maupun para karyawan yang dipekerjakannya. Hal ini juga akan berdampak dengn menggeliatkanya semua bidang usaha yang berkaitan, termasuk para pemasok, distributor, dan sebagainya.

RTIK Magelang dengan #magelangbergerak untuk meng-go online-kan UMKM khususnya patut mendapat apresiasi dan dukungan yang lebih luas dari berbagai kalangan. Semoga.

Tepi Merapi, 24 Oktober 2017

Sumber foto Ariev RTIK Magelang.

 

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Blogger dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke RTIK Magelang Fasilitasi Domain Gratis

  1. kusumah wijaya berkata:

    hebat relawan tik magelang, semoga bisa kerjasama dengan kogtik, info di http://kogtik.or.id

    Suka

  2. mastop berkata:

    Mas…minta kontaknya dong

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s