Asal-usul Nasi


Tafsir Gambar ala si Ponang.

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Nasi asal mulanya dari beras. Beras berasal dari gabah. Dan gabah berasal dari padi. Padi dapat tumbuh di daerah panas dengan curah hujan tinggi. Daerah utama penghasil padi adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Padi ditanam oleh petani. Padi dapat ditanam di dataran tinggi maupun dataran rendah. Petani biasa tinggal di pedesaan yang berada di dataran rendah maupun dataran tinggi. Petani pola hidupnya sangat sederhana. Alat-alat yang dibutuhkan petani untuk bekerja, diantaranya cangkul, topi petani (capil), semprotan untuk membasmi hama. Petani biasanya membajak sawah meggunakan kerbau atau traktor.

Langkah-langkah menanam padi. Hari pertama, sawah dibajak. Sawah dibajak menggunakan kerbau atau traktor. Membajak sawah diperlukan waktu tiga sampai empat jam. Sawah dibajak agar tanahnya gembur dan subur. Supaya tanah subur, membajak sawah juga membutuhkan air. Setelah selesai dibajak, sawahpun siap untuk ditanami padi.

Padi mulai ditanam. Biasanya padi ditanam dengan cara mundur ke belakang. Yang menanam padi biasanya petani ibu-ibu. Cara menanam padi, badan dibungkukkan sambil memegang bibit padi. Setelah itu para petani mengairi sawahnya.

Hari yang ke serratus, padi mulai berbiji. Jika padi mulai berbiji, petanipun mulai membuat orang-orangan sawah. Petani membuat orang-orangan sawah agar biji padi mereka tidak dimakan oleh burung. Petani juga menyemprotkan cairan pembunuh hama.

Hari yang ke 120, padi mulai dipanen. Saat padi dipanen, petanipun bahagia. Biasanya saat padi dipanen membutuhkan banyak orang. Biasanya yang memanen padi adalah petani bapak-bapak ataupun petani ibu-ibu.

Kampung Kosong, 22 September 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Kenyung dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Asal-usul Nasi

  1. setau saya padi dipanen di hari 90an,

    Suka

    • sang nanang berkata:

      macem-macem umur padi sesuai varietasnya, memang antara rentang 90-120 hari. semisal padi ketan kluthuk (local), bias berusia hingga 120-an hari. Btw, dari segi cerita yang ditulis menyesuaikan keterangan yang ada di dalam gambar.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s