Taman Wisata Kopeng, Antara Semarang dan Magelang


Kopeng ibarat Puncak bagi Jakarta. Jika masyarakat Jakarta ngadem di akhir pekan ke Puncak, maka masyarakat Semarang ngadem ke Kopeng. Begitu kira-kira ungkapan untuk menggambarkan Kopeng bagi pembaca yang belum mengenal Kopeng. Kopeng merupakan suatu hamparan kawasan berpagar kaki Gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu. Meskipun secara administrasi wilayah Kopeng merupakan bagian dari Kabupaten Semarang, namun orang lebih mengenal Kopeng sebagai bagian Salatiga ataupun Magelang.

Keberadaan wilayah Kopeng pada ketinggian lebih dari 1000 meter dari permukaan laut sudah pasti menjadikan kawasan ini senantiasa berhawa sejuk. Dengan wilayah bentang alam yang subur, Kopeng semenjak di masa lalu merupakan daerah penghasil produk pertanian dan holtikultura. Sayur-mayur, mulai dari kol, sawi, cabai, seledri, loncang, kacang panjang, tomat, terong, pare, dan lain sebagainya banyak dihasilkan daerah ini. Demikian halnya dengan berbagai jenis tanaman hias dan bebungaan juga menjadi komoditas penting daerah ini.

Di samping pengembangan Kopeng sebagai wilayah sentra pertanian, potensi panorama alam yang indah dan hawa pegunungan yang sejuk, seiring waktu Kopeng berkembang pula menjadi daerah tujuan wisata. Awal mulanya banyak muncul pesanggrahan dan tempat peristirahatan di kawasan Kopeng. Seiring berkembangnya waktu, wisata peristirahatan semakin tertata secara modern dengan berbagai penginapan sederhana, homestay, motel, bahkan hotel berbintang. Salah satu wahana wisata yang hadir sejak awal di Kopeng adalah Taman Wisata Kopeng.

Dalam petualangan seiring liburan Lebaran lalu, keluarga kecil kami sempat mengunjungi Kopeng. Dengan sepeda motor, kami berempat berboncengan menyusuri jalur Magelang – Kopeng, melalui Tegalrejo dan Pakis. Taman Wisata Kopeng. Jalanan yang berkelok, naik-turun lereng perbukitan menyajikan panorama hamparan tanaman sayuran di kanan dan kirinya, terutama selepas melewati pertigaan Kaponan. Bahkan kami belum sampai tujuan perjalanan, kami sudah bisa menikmati keindahan alam nan mempesona berbalut kabut tipis yang turun dari puncak Merbabu.

Dikarenakan tidak ada tujuan khusus kami mengunjungi Kopeng, kami kemudian mampir ke Taman Wisata Kopeng. Dengan harga tiket Lebaran Rp 15.000,00 dan parkir motor Rp 2.000,00 kami dapat menikmati sebuah taman yang tertata cukup apik. Sebagai sebuah taman yang terhampar pada kemiringan lereng bukit, taman ini menawarkan kesejukan kerindangan pepohonan dan juga tanaman hias yang tengah bermekaran bunganya. Sebagai wahana utama, tepat di tengah taman terbentang kolam renang yang dapat dinikmati oleh pengunjung anak-anak maupun dewasa.

Aneka wahana permainan yang ada di Taman Wisata Kopeng didominasi untuk anak-anak. Ada ayunan, jungkat-jungkit, plosodan, ombak banyu, juga ATV, bahkan flying fox. Bagi yang ingin puas mengelilingi area taman secara keseluruhan, di taman ini juga tersedia layanan penyewaan kuda tunggang. Nah, untuk yang satu ini Anda layak untuk mencobanya. Bayangkan diri Anda sebagai seorang pendekar kawan dari Arya Saloka dalam kisah Mahesajenar yang memang berlatar cerita di wilayah Gunung Telomoyo.

Selain sebagai wahana wisata keluarga, Taman Wisata Kopeng juga menyediakan fasilitas untuk acara kantor, mulai dari meeting, outbond, dan gathering. Di samping tersedia ruang-ruang pertemuan yang representatif, di kawasan ini juga tersedia fasilitas penginapan yang berpusat di Wisma Merbabu dan Wisma Telomoyo.

Khusus untuk menuntaskan rasa dahaga dan lapar bagi pengunjung yang kelelahan menikmati kasyikan berbagai wahana yang ada, kita dapat menyewa tikar untuk digelar di bawah kerindangan pepohonan yang ada. Sambil duduk bersantai dan bercengkrama bersama keluarga, kita dapat memesan menu makanan khas wisata Kopeng. Sate kelinci merupakan menu andalan tempat ini. Di samping itu, bakso, soto, dan mie ayam khas Kopeng yang meriah dengan sajian sayur-mayur segar merupakan menu sangat cocok disantap untuk mengimbangi hawa dingin yang cukup menusuk tulang.

Bagi pengunjung yang ingin membawa oleh-oleh dari Kopeng, jangan lupa untuk berbelanja aneka sayur, tanaman hias, maupun buah-buahan. Kopeng sebagai sentra holtikultura menyajikan kesegaran sayur dan buah yang langsung dipetik dari kebunnya. Tentu saja mengenai harga, dijamin murah meriah. Di samping tersedia di kios dan warung pusat kulineran, sentra sayur dan buah untuk dijajar pada kios-kios di kanan-kiri area parkiran bagian bawah. Jika masih merasa kurang dan ingin mengeksplor lebih lanjut, jalur Kopeng – Salatiga maupun Kopeng – Magelang juga dipagari kios-kios buah dan sayur sebagai buah tangan dari Kopeng.

Monggo sekali-kali pinarak dan singgah di Kopeng. Pasti Anda akan menemukan sensasi tersendiri yang khas di kaki Merbabu dan Telomoyo ini. Selain Taman Wisata Kopeng, Anda juga dapat mengunjugi Umbul Songo, Kalipancur, Gardu Pandang Kopeng, dan Pohon Harapan di wilayah yang sama.

Lor Kedhaton, 18 Juli 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s