Bilik Bambu, Taman Bambu Kota Tangerang.


Hanya bilik bambu sebagai dinding rumah. Tiang dan atap rumahpun terbuat dari bambu. Di beberapa sudut halaman sekitar rumah, berdiri anggun tiang penyangga lampu yang juga terbuat dari serba bambu. Ada rakit panjang yang terbuat dan tertata dari bambu nan panjang. Ada pula gasebo bertiang bambu beratap ilalang. Satu lagi, tiga buah pohon terhubung oleh suatu jembatan bambu yang membentuk sebuah segita raksasa pada ketinggian sekitar lima meter. Itulah penampilan Taman Bambu, salah satu taman tematik yang ada di salah satu sudut Kota Tangerang.

Tanaman bambu yang merupakan tanaman rerumputan paling tinggi merupakan tanaman monokotil dari bangsa Bambuseae. Tanaman tersebut konon terdiri atas 10 genus dengan lebih dari 1400 spesies di seluruh dunia.

Di negara kita sendiri, kita mengenal beragam bambu. Ada bambu betung, bambu apus, bambu ampel, bambu emas, bambu ori, bambu wulung, dan masih banyak lagi yang lainnya. Penyebaran tanaman bambu yang sedemikian luas menjadikan bambu sebagai salah satu komoditas bahan bangunan bagi masyarakat kita. Bambu dapat dimanfaatkan mulai dari tiang penyengga rumah, dinding rumah, atap rumah, anyaman berbagai peralatan rumah tangga, hingga perlengkapan meubel. Bambu juga dapat dipergunakan sebagai alat musik, seperti seruling, angklung, calung, bahkan ada yang digabungkan menjadi arumba (alunan rumpun bambu).

Tidak harus menunggu sampai tinggi dan besar, bahkan tunas bambu yang sangat mudapun sudah bermanfaat bagi manusia. Kita mengenal rebung. Rebung merupakan tunas cikal bakal bambu muda. Rebung dapat disulap menjadi sayuran yang sungguh menggugah selera. Selain diramu menjadi sayur rebung, rebung juga seringkali digunakan sebagai isian menu kudapan yang kita kenal sebagai lumpia. Betapa dari muda hingga tuanya bambu sangat bermanfaat bagi kehidupan kita?

Adalah Taman Bambu yang berseberangan dengan Taman Potret Kota Tangerang, merupakan taman tematik yang mengusung bangunan berbahan serba bambu. Kehadiran Taman Bambu dengan berbagai contoh kegunaan tanaman bambu dapat menjadi sarana edukasi yang sangat bagus, khususnya untuk anak-anak kita. Anak-anak dapat mengenal rumah bambu, rakit bambu, lampu lampion bertiang bambu, dan juga jembatan berbahan bambu.

Deru roda pembangunan telah menghadirkan struktur bangunan beton ataupun yang berkerangka logam. Rumah dan bangunan yang lainnya semakin jarang menggunakan bahan bambu. Keberadaan rumpun tanaman bambu yang semakin tergusur telah turut memarginalkan tanaman bambu. Hal ini tentu saja berimbas dengan semakin langkanya rumah-rumah yang didesain dan dibangun dengan bahan bambu. Bahkan di desa dan sudut-sudut kampung kita sudah sangat jarang menemukan tanaman bambu.

Keberadaan Taman Bambu dengan rumah bambunya sebenarnya telah mengingatkan saya kepada kenangan di kampung halaman. Desa tempat lahir dan tinggal kami termasuk desa yang dipagari tanaman bambu, terutama bambu betung dan apus. Pada struktur bangunan rumah tradisional, seperti rumah limas atau kampung, bahan bambu mendominasi sebagai bahan usuk dan reng. Dinding rumah juga dibuat dari anyaman bambu yang disebut gedhek dan kepang. Kini bambu memang semakin ditinggalkan penggunaannya oleh masyarakat luas. Namun dengan semakin langka dan mahalnya tanaman kayu keras, bisa jadi di masa depan masyarakat akan banyak kembali lagi ke bahan bambu. Mungkin Taman Bambu di Kota Tangerang ingin mengingatkan hal tersebut.

Lor Kedhaton, 12 April 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Alam dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s