Obrolan Seputar Kesehatan Ginjal Bersama GinjalKITA


Melalui pelajaran biologi, kita diperkenalkan dengan organ ginjal. Ginjal merupakan salah satu organ yang berfungsi untuk ekskresi atau membuang sisa-sisa metabolism tubuh dalam bentuk urin alias air kencing. Saking sangat pentingnya fungsi organ tubuh yang satu ini, ketidaknormalan fungsi ginjal bisa menimbulkan permasalahan kesehatan yang sangat serius.

Setiap hari tubuh kita membutuhkan cairan tubuh yang memadai. Selain bersumber dari air minum, cairan tersebut dapat pula berasal dari cairan yang ada dalam berbagai menu makanan yang kita santap, baik berupa buah-buahan maupun sayuran. Kondisi atau volume cairan yang masuk harus setimbang dengan cairan yang keluar tubuh. Fungsi menyeimbangkan kebutuhan cairan inilah yang dilakukan oleh organ ginjal kita.

Air minum yang masuk ke dalam tubuh kita merupakan sumber cairan yang sangat berperan dalam metabolism bilogis di tubuh kita.  Cairan sisa metabolism tersebut kemudian akan diserap dan disaring oleh ginjal. Hasilnya adalah cairan yang selanjutnya disalurkan melalui ureter menuju kandung kemih. Cairan inilah yang selajutnya keluar sebagai air kencing kita.

Ketidaknormalan fungsi ginjal bisa terjadi karena dua hal. Pertama terjadi penyumbatan atau pengecilan saluran pada ureter. Hal ini dapat terjadi karena adanya gangguan kekurangan cairan yang membentuk kristal atau batu ginjal. Kondisi ini dapat diatasi dengan cara memecah atau menghancurkan batu ginjal tersebut. Penggunaan peralatan  ESWL  merupakan salah satu contoh tindakan operasi menggunakan sinar laser untuk menghancurkan batu ginjal tanpa dilakukan pembedahan.

Ketidaknormalan ginjal yang ke dua dan tingkatannya jauh lebih akut adalah gagal ginjal. Sebagai organ penyeimbang cairan dalam tubuh, ginjal yang gagal tidak dapat lagi memerankan fungsinya tersebut. Hal ini kemudian berimbas terhadap fungsi jantung dan paru-paru dalam memompa dan menyaring darah sebagai cairan utama dalam metabolisme tubuh kita. Jika hal demikian yang terjadi maka si penderita gagal ginjal harus menjalani perawatan cuci darah secara rutin. Dalam beberapa kasus yang lebih khusus, bahkan harus dilakukan tindakan pencakokan atau transplatansi ginjal.

Saya pribadi termasuk kalangan awam yang hanya sedikit paham dengan ilmu perginjalan tersebut. Beruntung pada kesempatan di Solo Minggu lalu, Rumah Blogger Indonesia (RBI) njawil saya untuk turut hadir dalam sebuah obrolan seputar kesehatan ginjal. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum re-launching Yayasan Peduli Ginjal Jogjakarta menjadi GinjalKITA.

Adalah Doni Satria, penggagas sekaligus penggerak GinjalKITA. Pemuda tanggung, masih lajang, serta energik tersebut seolah tidak mencirikan secara fisik sebagai sosok penderita gagal ginjal. Konon gagal ginjal yang dialaminya merupakan bakat semenjak lahir. Artinya ginjalnya terdeteksi tidak berfungsi normal semenjak dirinya masih anak-anak, dan pada usia 22 tahun ia mulai menjalani cuci darah secara rutin.

Lain Doni, lain pula dengan Mbak Mutia. Gagal ginjal yang dialami Mutia bukan bakat lahir. Ia mengalami gagal ginjal lebih kepada karena pola hidup yang kurang sehat. Ia tergolong orang yang tidak suka minum air putih. Air putih baginya selalu menimbulkan rasa mual. Justru ketika ia mencoba minum air putih, tubuhnya seolah menolak. Maka air putih yang diminum senantiasa dimuntahkannya kembali.

Merasa bermasalah mual dengan air putih, Mutia lari meminum minuman bersoda. Setiap hari 3-4 botol minuman bersoda ditenggaknya habis. Ada rasa segar, ada rasa haus yang terobati dalam minuman soda yang diminumnya. Terlebih lagi harga minuman soda produk baru yang beredar tidak berselisih jauh dengan air putih mineral. Jadilah ia sangat kecanduan dengan minuman bersoda, hingga akhirnya ginjalnyalah yang menjadi korban.

Salah satu poin penting dalam upaya memelihara kesehatan ginjal adalah minum air putih yang cukup. Kita mungkin sudah sering mendengar nasehat agar sekurang-kurangnya kita minum air setara dengan 2 liter atau setidaknya 8 gelas setiap harinya. Di samping kecukupan cairan di dalam tubuh, beberapa hal yang sangat penting dalam menjaga kesehatan ginjal kita adalah menjaga pola makan yang sehat dengan gizi berimbang, berolah raga secara teratur, serta istirahat yang cukup.

Ngisor Blimbing, 28 Maret 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Medika dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s