Sensasi Santap Siang Menu Tengkleng Bu Edi Pasar Klewer Solo


Siang-siang merasa lapar di jantung Kota Solo, enaknya memanjakan lidah kemana ya Mas Bro? Bagi warga non-Solo yang kebetulan sedang berkunjung ke Solo, mungkin Sampeyan semua akan direkomendasikan untuk menikmati gurih-lezatnya sajian tengkleng khas  Gapura Pasar Klewer Bu Edi. Apa sih makanan tengkleng? Apa istimewanya menu tengkleng Bu Edi tersebut?

Terus terang saya pribadi sudah lama mendengar popularitas sajian tengkleng Bu Edi Gapura Pasar Klewer. Mulai cerita dari mulut dari teman dan rekan yang asli wong Solo, testimoni dari sahabat dan saudara yang pernah langsung melahapnya, maupun ulasan tengkleng yang tersebar berserakan di dunia maya. Karena itu pada suatu siang sesaat setelah ketibaan kami di Kotanya Sunan Pakubuwono tersebut, kami menyengajakan diri untuk mencicipi menu tengkleng Bu Edi. Dimana lagi kalau bukan di sisi Gapura Pasar Klewer.

Bagi lidah orang Jawa yang fasih, kata thèngklèng tentu tidak sama dengan kata tengkleng. Namun sebuah salah kaprah bin keterlanjuran yang sudah umum, kebanyakan orang luar Solo menyebut tengkleng dengan thèngklèng. Tengkleng adalah sebuah sensasi kemanjaan kuliner bagi para penikmat varian daging kambing.

Kambing diolah sebagai sate, gulai, atau tongseng adalah suatu hal yang sudah terlalu biasa. Tetapi menu tengkleng memang menjadi menu khasnya Surakarta. Tengkleng sebenarnya adalah olahan menu sisa-sisa bagian daging kambing yang tidak bisa diolah menjadi sate, gulai, ataupun tongseng tadi. Menyebut menu tengkleng sama sekali tidak bisa dipisahkan dengan organ-organ seperti halnya tulang iga, kaki, lidah, pipi, sunsum, otak, ataupun telinga. Tengkleng adalah hasil olahan “sisa-sisa” daging kambing. Kolesterol semua dong? Lha iya dong! Makanya rasanya mak nyuss itu tadi!

Dengan racikan rempah bumbu rahasia warisan nenek moyang, tengkleng Bu Edi hadir dengan cita rasa yang sanggup menggoyang lidah setiap pembelinya. Dengan perebusan daging yang dilakukan beberapa tahap menjadikan daging-daging yang semula kenyal menjadi lembut dan sangat lunak. Bahkan untuk daging thethelan yang menempel pada tetulangan akan langsung ngelothok ketika sedikit saja daging tersebut kita tarik dengan gigitan gigi kita.

Dengan kuah kaldu yang sangat berasa menjadikan sensasi kesegaran tersendiri pada saat kita menyantap tengkleng tadi. Sedikit mirip dengan kuah santan menu daging opor, tengkleng tergenang di dalam kuah kaldu yang lebih bening. Jangan khawatir bagi yang juga suka sensasi rasa pedas, di dalam genangan kaldu tengkleng juga timbul tenggelam cabe utuh yang sengaja tidak diiris sama sekali. Anda hanya tinggal men-ceplos saja cabe utuh tersebut.

Entah magnet apa yang menjadikan diantara sekian banyak warung penjaja menu tengkleng di Solo, tengkleng Bu Edi Gapura Pasar Klewer memiliki ketenaran yang tidak tertandingi hingga saat ini. Dari segi keberadaan warung, atau mungkin lebih tepat disebut sebagai lapak, tempat berjualan Bu Edi jauh daripada kata mewah ataupun layak. Dengan menempati sebuah emperan dan bertendakan terpal sederhana, jangan pernah tanya berapa puluhan orang yang rela berpanas ria ngantri sekedar untuk menikmati sepincuk menu tengkleng.

Dengan tiga deret bangku kayu yang ditata sejajar, para pembeli dengan sabar menanti giliran untuk dilayani. Para pembeli yang duduk bejejer rapat mengingatkan kita kepada antrian layanana e-KTP di kelurahan yang membludak beberapa waktu silam. Hadir sebagai menu makan siang yang disantap di bawah terik sinar matahari yang tembus terpal atap membuat siapapun penikmat tengkleng akan gembroyos alias banjir keringat di sekujuran tubuhnya.

Sampeyan penasaran dengan menu tengkleng Bu Edi Gapura Pasar Klewer? Jangan pernah melewatkan kesempatan ketika Anda singgah, berkunjung, ataupun sekedar melintas di Kota the Spirit of Java, Solo.

Paragon, 15 Maret 2017

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s