Kemewahan di Tengah Rimba Raya


Catatan Ekspedisi Radiasi Papua (9)

Berbicara mengenai rimba raya di Papua, kita tentu paham dibandingkan dengan penduduk yang ada, bumi di sana masih sangat luas. Tentu saja hal ini sangat terasa bagi kita yang tinggal di pulau dengan penduduk yang sangat padat, seperti Pulau Jawa. Kecilnya rasio jumlah penduduk dengan luasan bumi inilah yang menyisakan luasan rimba raya di Papua relatif masih terjaga kelestariannya. Papua, meskipun dijuluki sebagai Pulau Hitam namun masih ijo royo-royo oleh tutupan hutan yang menghijau.

tangguh1

Melihat dan memperhatikan gambar yang ditampilkan di atas, mungkin kita akan mengira bahwa bangunan tingkat itu adalah rumah susun, hotel, atau apartemen di sebuah sudut kota yang ramai. Akan tetapi, saya berani menegaskan bahwa bangunan megah itu sesungguhnya berada di tengah rimba raya Papua. Swear! Saya sama sekali tidak mengada-ada. Itulah bagian dari peradaban permukiman yang dibangun di Tangguh, sisi selatan Teluk Bintuni yang menjadi jantung wilayah Kepala Burung di Papua Barat.

Bangunan tingkat di atas merupakan dua sisi banguan dormitory, alias mess bagi para pekerja di BP Tangguh. Bangunan enam lantai tersebut totalnya terdiri atas lebih dari 100 kamar di masing-masing lantai. Sisi sayap utara disebut Dormitory A yang diperuntukan tempat tinggal para pekerja perempuan. Adapun sisi sayap selatan yang disebut Dormitory B dikhususkan untuk para pekerja laki-laki. Untuk memasuki area dormitory tersebut diberlakukan penggunaan kunci akses sistem kartu elektronik. Dengan demikian tidak sembarang orang yang tidak memiliki otorisasi dapat masuk sembarangan, dan hal ini juga sebagai bentuk sistem pengamanan fasilitas.

Tangguh merupakan daerah yang sangat terisolasi dari dunia luar. Satu-satunya akses dari dan ke sana hanyalah jaringan transportasi yang difasilitasi oleh BP Tangguh untuk mobilitas para pekerja maupun kebutuhan bisnisnya. Semenjak dari Sorong, hanya ada pesawat komersial yang sudah disewa tetap oleh BP Tangguh untuk mencapai Bandara Babo. Dari Babo, perjalanan hanya dapat ditempuh melalui kapal laut yang juga sudah fully booked by BP Tangguh.

Di samping moda transportasi yang sangat terbatas, pada jalur ke BP Tangguh juga diberlakukan berbagai ketentuan privat yang sangat ketat. Tanpa adanya entri permit dari otoritas BP Tangguh, akan sulit bagi pihak luar untuk dapat masuk ke area kekuasaan perusahaan migas raksasa yang berpusat di Inggris tersebut. Sebelum mendapatkan entri permit, calon tamu harus melakukan registrasi resmi dengan melampirkan banyak sekali persyaratan. Salah satu dokumen pendukung yang tidak bisa ditawar-tawar adalah rekaman medical check up terkini. Setiap orang yang menuju Tangguh harus dipastikan dalam kondisi sehat dan fit.

Lor Kedhaton, 6 Oktober 2016

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Jagad Nusantara dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s