Kado Kerdus di Saat Ulang Tahun


SampulBukuSiapapun orangnya tentu tidak akan lupa dengan tanggal, bulan, dan tahun saat dilahirkan. Tanggal, dan bulan yang sama itu kemudian senantiasa kita kenang  ataupun rayakan sebagai hari ulang tahun. Saya sendiri terlahir dari keluarga yang tidak pernah merayakan hari tersebut. Namun setidaknya setiap kedatangan hari tersebut senantiasa kami jadikan sebagai momentum untuk merenung dengan pertambahan umur dan berkurangnya jatah usia hidup di dunia fana ini.

Dengan perkembangan dunia sosial media saat ini, mungkin kita dapat mengingat hari ulang tahun teman ataupun kerabat kita dari catatan dunia maya. Tidak heran, jika selain keluarga dekat, teman karib dan mungkin rekan kerja yang mengucapkan selamat kepada kita, tak jarang beberapa teman di dunia maya juga tidak ketinggalan doanya. Dunia maya memang di satu sisi mendekatkan yang jauh dalam momentum ulang tahun seseorang.

Meskipun hal yang terpenting di saat ulang tahun adalah doa panjang umur, sehat selalu, sukses dan lain-lain, tetapi secara manusiawi kitapun akan lebih bergembira apabila ada seseorang atau pihak lain yang memberikan kado hadiah kepada kita. Demikian halnya yang terjadi pada ulang tahun penulis di tahun ini.

Sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, penulispun tak pernah bermuluk keinginan untuk mendapatkan hadiah spesial di hari istimewa. Namun pada tahun ini, Tuhan sungguh sangat luar biasa. Tidak saja sebuah kado kecil berbungkus kertas kado yang cantik. Sebuah kardus dengan berat lebih dari 30 kg justru menggantikan kotak kado mungil. Pucuk dicinta ulampun tiba!

Bukan suatu hadiah yang indah, cantik, terlebih mahal yang penulis terima. Kado berbungkus kertas kardus tersebut jauh lebih berharga dibandingkan hadiah lainnya. Anda penasaran dengan hadiah yang penulis maksudkan?

Baiklah, daripada berpanjang lebar dengan tebak-tebakan buah manggis. Kado istimewa di momentum hari ulang tahun kali ini  ternyata berisi sejumlah buku yang diberikan oleh penerbit kepada penulis selaku penulis buku yang telah diterbitkannya. Kardus berwarna coklat sebagai kado ulang tahun tersebut berisi 100 buku yang sungguh membuat perasaan mengharu biru.

Setelah setahunan proses pengiriman naskah sebuah buku yang kami tulis, akhirnya penantian yang cukup panjang tersebut berujung dengan senyum bahagia. Naskah tersebut telah selesai menjalani serangkaian proses dan menjadi sebuah buku cetak. Hingga pada hari-hari menjelang ulang tahun kami, buku kami mulai didistribusikan ke toko-toko buku di berbagai kota di tanah air. Tentu saja kado kerdus yang penulis terima sangat dirasakan sebagai sebuah momentum datangnya sebuah khayalan mimpi menjadi suatu kenyataan. The dream really come true!

Semoga saja buku yang telah terbit tersebut tidak hanya menjadi kado istimewa bagi penulis yang dikirim dalam kardus, namun lebih luas daripada itu kahadiran buku yang penulis susun tersebut benar-benar bermanfaat bagi kita semuanya. Amien.

Ngisor Blimbing, 3 April 2016

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Sastra dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s