Barongsai Championship 2015


mall-alam-sutera_Lomba BarongsaiBarongsai memang dikenal sebagai tarian dari negeri Tirai Bambu. Namun demikian, seiring dengan ekspansi perantauan masyarakat etnik Tionghoa ke berbagai belahan dunia, barongsai muncul di berbagai Pecinan dan telah menjadi budaya dunia. Di antara negara-negara yang memiliki kesenian barongsai, negara-negara di kawasan Asia Tenggara nampak lebih semarak. Hal ini sudah barang tentu berkaitan dengan kedekatan secara geografis dan sejarah negara-negara tersebut dengan China sebagai negeri asal-usul seni barongsai.

Perkembangan awal seni barongsai  tidak lepas dari unsur kepercayaan masyarakat China dan seni bela diri, baik taichi maupun shaolin. Barongsai merupakan perpaduan unsur kebudayaan dan olah raga. Dan kini barongsai secara resmi telah diakui sebagai salah satu cabang olah raga yang di Indonesia diwadahi dalam Federasi Olah Raga Barongsai Indonesia, disingkat FOBI.

Semenjak berdirinya, FOBI terus mensosialisasikan barongsai sebagai olah raga. Salah satu event yang sudah digelar secara rutin setiap tahunnya adalah Lion Dance Championship. Penulis sendiri sudah tiga tahun terakhir secara berturut-turut dapat turut menyaksikan perlombaan yang biasanya diadakan di mall Living World, Kawasan Alam Sutera Tangerang. Untuk tahun ini, Lion Dance Championship digelar di @mall Alam Sutera dari tanggal 5-7 Juni 2015.

Berbeda dengan penyelenggaraan Lion Dance Championship sebelumnya, tahun ini nampak lebih semarak dan ramai dengan kepesertaan yang lebih banyak. Di samping tentu saja Indonesia sebagai tuan rumah, turut berlomba tim barongsai dari Malaysia, Singapura, Philipina, China, Hongkong, Macao, dan China Taipei. Beberapa negara tersebut bahkan ada yang menyertakan lebih dari satu tim barongsai.

Lebih cermat mengamati seni tari barongsai, kita tentu saja diundang kagum dan terpana tatkala menyaksikan aksi dua pemain yang masing-masing bertindak sebagai kepala dan ekor barongsai. Bagaimana kekompakan, kelincahan, ketangkasan, kecermatan, koordinasi, kegesitan, dan sudah pasti keindahan tarian yang sungguh luar biasa. Terlebih semua hal tersebut dilakukan di atas tonggak-tonggak besi setinggi 1-2 meter dengan pijakan yang hanya selebar lingkaran piring makan.

Kemasan sebuah penampilan kelompok barongsai tentu saja tidak tercipta dalam satu  kejapan mata. Butuh proses dan waktu panjang dalam mempersiapkan sebuah penampilan. Sebagai gabungan antara seni dan olah raga, barongsai membutuhkan ketekunan latihan yang luar biasa. Ketangguhan dan kekuatan fisik para pemain barongsai menjadi sebuah persyaratan utama yang tidak bisa ditawar-tawar. Mereka digembleng secara fisik dengan latihan-latihan yang tidak ringan.

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Budaya dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s