Bahagia Dengan Sederhana


Entah kenapa tiba-tiba saja terbersit ingin membahas soal bahagia. Bahagia memang impian setiap manusia. Mulai dari seorang bocah menghirup udara dunia, bahkan ia belum bisa mengungkapkan suatu keinginan atau perasaan dengan bahasa verbal, anak manusia sudah memiliki berbagai ekspresi keinginan untuk bahagia. Benarkah bahagia sebatas pemaknaan tercapainya atau terpenuhinya suatu keinginan kita?

Deda1Bahagia memang sebuah kata abstrak yang sangat luas dimensinya. Hal inilah yang menjadikan bahagia memiliki beragam bahkan jutaan arti yang sangat tergantung masing-masing orang yang merasakan kebahagiaan tersebut. Seorang bayi mungil mungkin menampilkan mimik muka tenang dan damai tatkala ia kehausan dan beberapa saat kemudian ibunya menghapus rasa haus tersebut dengan tetesan air susu yang terbalut oleh belaian lembut kasih sayang yang tulus ikhlas.

Seorang bocah yang sedang ingin bermain ria dengan bermacam jenis mainan, mungkin akan mendefinisikan bahagia tatkala orang tuanya membelikan alat permainan yang diinginkannya tersebut. Anak-anak sekolah tentu akan bahagia tatkala mendapatkan nilai ulangan bagus, dapat naik kelas, mendapatkan rangking tinggi, juga tatkala berhasil lulus dari suatu jenjang pendidikan.

Seorang remaja atau pemuda mungkin perasaannya melayang-layang penuh sejuta rasa tatkala merasakan indahnya jatuh cinta yang bergayung sambut. Kebahagiaan bertambah kali lipat tatkala impian membangun rumah tangga bisa benar-benar bisa diwujudkan dalam ikatan pernikahan yang sakral dan suci.

Bagi seorang karyawan, bahagia bisa dirasakan tatkala menerima gaji, memperoleh kenaikan tunjangan, mendapatkan promosi jabatan dan lain sebagainya. Intinya bahwa perasaan bahagia sangat beragam asal dan wujudnya. Perasaaan bahagia benar-benar sejuta rasa dan sejuta warna. Dan yakinkan bahwa bahagia yang sejati adalah tatkala hati kita merasakan kenyamanan, ketentraman, kedamaian, dan segala nilai surgawi yang lainnya.

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Budaya dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s