Empat Hari Tiga Malam di Kuala Lumpur(8)


Pavilion1Komposisi penduduk Malaysia didominasi oleh etnik Melayu, China, dan India. Meskipun negara Malaysia secara resmi merupakan negara Islam, tetapi mereka tetap memberikan kebebasan penganut agama lain untuk melaksanakan ibadah, termasuk tradisi budaya yang berkaitan. Salah satu tradisi yang saya maksudkan adalah peringatan Tahun Baru China yang juga kita kenal sebagai Hari Raya Imlek.

Sebagaimana di tanah air, masyarakat Tionghoa dikenal sebagai kelompok perantau yang menyebar hampir di setiap negara yang ada di dunia. Mereka pada umumnya menempati area yang khusus dan dikenal sebagai Pecinan atau China Town. Keberadaan awal perkembangan masyarakat China di Malaysia tidak bisa dilepaskan dari kawasan Pecinan yang kini telah menjelma menjadi pusat perbelanjaan kaki lima di Kuala Lumpur yang berdekatan dengan Pasar Seni. Hal inilah yang menjadikan hampir semua wisatawan mancanegara yang mengunjungi KL senantiasa menyempat diri untuk bersambang ke China Town.

Berkaitan dengan Hari Raya Imlek tahun ini, persiapan penyambutan tahun baru tersebut sudah nampak sejak satu-dua bulan sebelumnya. Beberapa kelenteng atau wihara yang sempat kami lewati telah memperlihatkan kesemarakan hiasan dengan warna khas merah menyalanya. Tidak saja di kawasan China Town, di berbagai pusat perbelanjaan seperti mall-mall besar juga telah berhias dengan segala pernak-pernik Imlek.

Bukit Bintang merupakabn salah satu pusat perbelanjaan ternama di KL. Mulai dari supermarket, toko serba ada, galery hingga supermall banyak bertebaran di kawasan ini. Salah satu mall strategis yang banyak dikunjungi warga setempat maupun wisatawan mancanegara adalah the Pavilion.

Pavilion2Mall dengan ciri khas air mancur dengan mangkuk bertingkat tiga ini, semenjak bulan Januari telah mematut diri dengan nuansa merah ngejreng. Mulai dari gerbang utama, baik di sisi kanan dan kiri, telah penuh dengan gantungan lampion warna merah khas negeri tirai bambu. Ketika memasuki lobi utama, pengunjung akan dibawa ke nuansa merah meriah. Ada berbagai aneka bunga warna-warni yang tertata sangat apik. Ada pula pepohonan dengan dominasi bunga berwarna pink yang sangat mirip dengan deretan sakura di negeri Jepang.

Di ruang utama lobipun telah tertata dengan sangat menawan, sebuah panggung yang nampaknya dipersiapkan untuk berbagai keperluan, mulai dari promosi berbagai produk barang hingga pementasan seni. Di kanan-kiri panggung berdiri beberapa replika barongsai dengan tubuh warna merah, perak, biru, bahkan hijau. Sebagai pusat hiasan yang langsung menarik perhatian adalah keberadaan patung seekor kambing bertandung yang nampak kekar dan tegap seolah melambangkan semangat atau energi untuk menyambut tahun baru yang akan datang  secara lebih optimis untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Tema ini tentu saja sengaja disesuaikan untuk menyambut Tahun Baru yang bersio kambing kayu.

Melihat berbagai pernak-pernik khas Imlek yang telah dipersiapkan, tentu pada saat-saat berlangsungnya puncak tahun baru, tempat tersebut akan lebih semarak dengan gebyar pementasan seni atraksi khas China seperti barongsai dan liong. Suara dentuman genderang yang memberikan semangat optimisme, dipadu dengan bunyi gemerincing simbal yang diadu dengan nada dinamis pasti akan sangat menghidupkan suasana yang ada. Mungkin pula pementasan wayang potehi ataupun seni atraksi sirkus khas Beijing juga dapat ditemui di mall ternama ini.

Pavilion3Membayangkan segala gemerlap nuansa persiapan penyambutan Imlek di KL yang sempat saya amati di Pavilion Mall, saya dapat mengira-ira bahwa peringatan Tahun Baru Imlek di KL tentu memberikabn atraksi seni dan budaya tersendiri, di samping unsur ritual keagamaannya. Sayang kami belum diberikan kesempatan untuk dapat menyaksikannya secara langsung. Mudah-mudahan di kesempatan lain.

Lor Kedhaton, 20 Februari 2015

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Wisata dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Empat Hari Tiga Malam di Kuala Lumpur(8)

  1. Wisnu Murti berkata:

    wah asik jalan-jalan nang Ngeri Jiran Pak…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s