Makna Nama Salma vs Salwa


Pagi itu memang hari awal pekan yang sudah tentu segera menenggelamkan saya kepada rutinitas penggawean. Wabil khusus, hari Senin pagi yang selalu identik dengan kemacetan jalanan menuju pabrik, praktis membuat saya selalu lebih pagi keluar pagar rumah. Sarapan? Sudah praktis sering absen dari agenda Senin pagi.

Sesaat menjelang berangkat, handphone jadul yang kata teman-teman sudah sangat tidak mengikuti trend jaman saya raih dari rak buku. Spontan saya kaget ternyata ada sms yang masuk semalam dan sama sekali belum terbaca. Sambil bergegas jalan, saya buka sms tersebut. Rupanya sebuah sms dari teman sejawat semasa menuntut ilmu di bangku SMA dulu. Ia menuliskan, “Piye kabare? Eh meh takon punya ide jeneng go anak cewek kembar ga? Alhamdulillah anakku insya Allah kembar ki….lagi cari-cari nama.” Intinya ia menanyakan kabar kesehatan kami dan menanyakan ide nama untuk anak kembar perempuan yang akan segera lahir.

Sebenarnya saya surprise juga menerima sms tersebut. Beberapa bulan berselang memang saya dan si Ponang pernah singgah di rumah teman saya itu. Kala itu, dia belum cerita-cerita soal kehamilan istrinya. Lha kok tiba-tiba ditodong ide tentang nama anak kembar. Lha emange tampang saya mirip “mbah dukun” yang paham neptu-weton kelahiran seorang bayi apa ya? Sms tersebut bagi saya sekaligus sebuah pemberitahuan bahwa teman saya akan mendapatkan berkah tambahan momongan. Tentu saja saya merasa turut bahagia juga.

Baru setelah duduk di bangku bus yang akan mengantar saya ke pusat kota, saya merenung sesaat dan merangkai kata untuk membalas sms karib saya tersebut. “Kabar apik, alhamdulillah sehat kabeh….selamat dinehi amanah neh, lha nek soal jeneng kudu tirakat disik ki, ora baen-baen je.” Sebenarnya jawaban saya tersebut normatif saja sih. Tetapi soal ide nama anak kembar tersebut benar-benar mengusik ketentraman batin saya. Ungkapan untuk mendapatkan ide nama harus tirakat dulu dan tidak bisa main-main itu bisa dianggap sekedar ngeles semata. Namun sesungguhnya menurut saya karena nama seorang anak adalah sekaligus doa, maka kita tidak bisa tergesa-gesa secara sembarangan memutuskannya. Butuh waktu, butuh ketenangan, butuh pikiran yang sareh dan sumeleh sehingga benar-benar diberikan ilham oleh Tuhan untuk sebuah nama yang akan melekat sepanjang umur badan.

Rutinitas harian itu menenggelamkan pikiran saya dalam kesibukan pekerjaan. Untuk sesaat soal ide nama itu memang tersingkir. Saya berpikir ya pelan-pelan saja, seiring waktu siapa tahu ada ide soal nama kembar. Biarlah mengendap sesaat, pikir saya.

Anehnya, di Senin malam alias malem Selasa, pada sepertiga akhir tidur sekonyong-konyong saya diprimpeni, mendapatkan mimpi aneh. Dalam mimpi tersebut antara pasti dan tidak, antara ingat dan lupa, antara sadar dan tidak sadar, kok muncul dua buah kata yang hampir-hampir identik, salma dan salwa. Dalam ilusi mimpi saya diperlihatkan huruf “m” dan “w” dalam kedua kata tersebut dijungkirbalikkan. Salma, salwa, salma, salwa, demikian untuk sekian lama.

Ketika terbangun dan sadar bahwa saya tengah bermimpi, terus terang saya jadi deg-degan. Apakah mimpi tersebut sebuah ilham yang memberikan petunjuk samar atas amanah menyumbangkan ide nama anak kembar dari karib saya sehari sebelumnya itu. Yang jelas saya sendiri tidak paham makna mimpi saya, tetapi dengan othak-athik gathuk kemudian saya simpulkan bahwa Tuhan memang sedang memberikan inspirasi. Sayapun jelas penasaran, apakah ada makna tertentu di balik kata-kata salma dan salwa tersebut.

Ketika sempat online di pelataran jagad internet, saya mencoba menanyakan salma-salwa tersebut kepada Mbah Google. Satu-satu saya lacak kata tersebut. Luar biasa memang simbah serba tahu yang satu ini. Tak perlu selang waktu lama, ia segera menampilkan beberapa daftar arti yang berasal dari beberapa sumber kamus.

Kata salma-salwa, ternyata kata tersebut ada dalam khasanah kosa kata bahasa Arab.Untuk kata salma, disebutkan salma berarti selamat, sehat, juga merupakan nama jenis pohon tertentu. Mencermati akar huruf yang membentuk kata ini (سلمي; syin, lam, dan mim) dan membandingkan dengan makna selamat saya memperkirakan bahwa kata ini sangat dekat dengan kata-kata salam, islam, yang sering dimaknai dengan selamat, damai, tenteram, tenang. Tatkala saya mencoba transtool untuk menterjemahkan kata tersebut dalam bahasa Inggris, muncullah beberapa padanan kata seperti peaceful, peaceable, pacific, dan amicable.

Adapun kata salwa, dalam bahasa Arab memiliki makna madu. Ada pula kata salwa yang digunakan sebagai nama sejenis burung berwarna putih suci. Sebagaimana kita ketahui, dalam khasanah ajaran Islam, madu merupakan karunia Tuhan yang memiliki banyak sekali manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Kandungan gula dalam madu sangat berkhasiat meningkatkan stamina tubuh, bahkan sebagai penawar atau obat berbagai jenis penyakit. Madu menjadi salah satu cairan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ummat muslim. Sangat dimungkinkan bahwa kata tersebut juga menjadi bagian dari bahasa yang lain, tetapi saya belum secara dalam mengeksplorasinya.

Terlepas dari dipakai atau tidak ide nama kembar salma-salwa ini, tetapi saya cukup berlega hati karena amanah untuk menyumbangkan ide paling tidak tidak menjadi tanggungan pikiran lagi. Salma-salwa, menilik dari artinya dalam bahasa Arab sama-sama memiliki kandungan makna yang baik. Kedua kata tersebut cukup unik dan mungkin masih jarang ditemukan sebagai nama kembar di tanah air. Paling tidak lemparan ide salma-salwa mudah-mudah bisa menjadi titik awal pijakan eksplorasi dan bahan diskusi karib saya dan istrinya untuk menggali nama untuk si kembar yang akan segera lahir.

Selepas ini tentu saja saya tetap akan donga-dinonga, mudah-mudahan perkembangan kesehatan janin dan ibunya terus terjaga dengan baik hingga tiba saatnya persalinan nanti dapat berlangsung dengan lancar, diberikan kemudahan, sehat wal afiat tanpa kurang suatu apapun.

 Lor Kedhaton, 6 Oktober 2014

Gambar dipinjam dari sini.

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Jagad Tokoh dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s