Partikel Tuhan Ndasmu!


SabrangMDPAtas pancingan pertanyaan dari salah seorang hadirin di salah satu sesi Kenduri Cinta Mei 2014 yang lalu, Sabrang Mowo Damar Panuluh kemudian menguraikan beberapa seluk beluk mengenai partikel Tuhan. Haaa? Partikel Tuhan?

Meskipun kita sulit untuk bisa memahami dikarenakan keterbatasan kemampuan otak sebagai orang awam, namun setidaknya dari dunia ilmu fisika kita meyakini bahwa setiap benda atau zat tersusun dari materi yang sangat kecil yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Materi terkecil inilah yang diperkenalkan oleh Demokritos kepada masyarakat Yunani Kuno sebagai atom. A artinya tidak, tomos artinya terbagi-bagi lagi.

Dalam perkembangan selanjutnya, ternyata diketahui bahwa atom masih memiliki bagian elementer penyusun atom. Ada netron dan proton pada inti atom yang disebut juga sebagai nukleon, ada juga elektron yang beredar pada orbit tertentu dan menjadi kulit atom. Perkembangan lebih mutakhir dari ilmu fisika modern berhasil mengungkap partikel elementer yang jauh lebih kecil lagi, seperti quark, meson, muon, dan lain sebagainya.

Salah satu karakteristik yang paling khas dari partikel elementer adalah sifat dualisme pertikel dan gelombang. Dalam kondisi tertentu, sebuah partikel hadir sebagai pertikel yang memiliki massa. Pada kondisi lain, massa partikel bisa berubah menjadi gelombang. Rumusan E = mc2 dari Einstein sedikit banyak menjelaskan fenomena tersebut.

Teori mengenai awal mula keberadaan jagad semesta raya ini masih menyimpan maha misteri yang belum terpecahkan oleh dunia ilmu pengetahuan. Salah satu teori pembentukan jagad raya adalah teori big bang. Pada suatu ruang dan waktu tertentu, tiba-tiba saja cahaya yang merupakan besaran gelombang berubah menjadi zat yang bermassa dan memiliki volume. Volume tersebut terus mengembang sehingga menjadikan pecahan-pecahan partikel dari hasil ledakan dahsyat big bang terlontar menjauhi titik pusat ledakan. Konon pergerakan planet dan benda-benda langit lainnya hingga saat ini masih terus terjadi dengan titik asal gerakan yang mengerucut pada satu titik yang diduga sebagai pusat ledakan big bang tadi.

Dari tidak ada menjadi ada. Bukankah Allah telah menfirmankan tatkala Ia berhendak kun fa yakun, maka jadilah apa yang dikehendaki-Nya. Hal ini menjadikan para ilmuan di bidang fisika atom dan nuklir senantiasa antusias untuk mengungkap rahasia tersebut. Mencari suatu partikel asal-usul alam semesta yang seolah sengaja disembunyikan oleh Tuhan. Muncullah istilah the goddamn particle. Partikel tak kasat mata, alias partikel gaib.

Terdorong oleh rasa ingin membuktikan tersebut, beberapa ilmuan pada 2012 berhasil mengidentifikasi suatu fenomena kemunculan partikel/massa zat dalam kondisi medan tertentu. Inilah yang kemudian diistilahkan sebaga the goddamn particle. Pada saat rilis buku mengenai hasil penelitian tersebut, karena sesuatu dan lain hal tulisan yang tercetak di dalamnya the god particle. Konon kejadian ini merupakan kesengajaan tim editor. Hal menjadi keterlanjuran dan kesalahkaprahan yang disetir banyak orang hingga saat ini. Jadilah istilah partikel Tuhan sebenarnya sama sekali tidak ada hubungannya dengan zat yang diyakini manusia sebagai Maha Pencipta Alam Raya ini.

Partikel Tuhan ndasmu po?

Dengan adanya wacana atau teori hasil penelitian mengenai partikel Tuhan ini, dari segi ilmu fisika teramat sangat sulit untuk menelusur terus hingga ke dunia atom yang sangat mikro bahkan piko untuk mendapatkan penjelasan mengenai causa prima, asal dan usul setiap partikel di jagad raya. Jika hanya menuruti analisis teori fisika dengan berbagai perumusan matematisnya, maka akan semakin ditemukan kerumitan dan kompleksitas teori penjelasannya yang justru semakin membawa kepada ketidakjelasan yang menjadi-jadi. Walhasil edanlah otak manusia jika diajak berpikir ke arah sana.

Hal yang paling logis untuk menjelaskan situasi ketidakjelasan yang teramat sangat keompleks tersebut adalah konsep tentang Tuhan. Dari sudut pandang inilah yang menjadikan fakta nyata bahwa sekian ratus ilmuan fisika kemudian menjadi percaya akan keberadaan kekuatan supra natural yang dikenal sebagai Tuhan. Maka sangat beruntunglah manusia diperkenalkan dengan toeri mengenai keberadan Tuhan, juga tentang causa prima. Dengan demikian, manusia tidak terlampau terjerumus kepada kegilaan kejadian asal-usul dirinya. Kesadaran akan keberadaan Tuhan inilah muatiara pengetahuan yang sangat berharga bagi peradaban manusia.

Ngisor Blimbing, 13 Mei 2014

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Pos ini dipublikasikan di Jagad Maiyyah dan tag , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Partikel Tuhan Ndasmu!

  1. eko magelang berkata:

    nek saya wis ra bingung…..percoyo TITIK…..wong akalku yo mung cetek. ra pinter2 nemen, heheheh

    Suka

    • sang nanang berkata:

      percoyo dengan keberadaan Tuhan dan percaya terhadap “zat” Tuhan yang bisa dideteksi dengan perangkat ilmu fisika adalah dua hal yang berbeda lho Pak Dhe!

      Suka

  2. scientist berkata:

    Padahal disitu sudah dijelaskan kalau kata tuhan itu cuman ‘kebetulan’ dicantumkan atas permintaan editor buku ‘The Goddamned Particle’. Partikel ini NGGAK ADA SANGKUT PAUTNYA SAMA TUHAN, CUMAN NICKNAME SAJA.BUUU

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s