Arsip Bulanan: Januari 2014

Bertandang ke Klenteng Bon Tek Bio Tangerang


Mendengar istilah Bon Tek Bio, apa yang terbayang di benak Anda sekalian? Selintas mungkin kita sudah bisa menduga bahwa istilah tersebut merupakan bagian dari bahasa China atau Mandarin. Lebih jauh mungkin ada yang menebak bahwa istilah tersebut mengacu kepada tempat … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Sederhana dalam Kekayaan


Adakah manusia jaman sekarang yang tidak ingin menjadi orang kaya? Pertanyaan tersebut sama maknanya dengan, apakah ada manusia yang mau menjadi orang miskin di jaman modern saat ini? Jika diberikan pilihan jalan hidup menjadi orang kaya atau orang miskin, manakah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , | Meninggalkan komentar

Jalan Dirawat, Manusia Diruwat


Pagi itu mentari hadir dengan senyum lebarnya. Setelah lebih dari dua pekan, mega dan mendung terus menyelimutinya, kali itu matahari kembali hadir  menyinari pagi. Pagi yang cerah memang membuat manusia lebih bergairah dalam memulai aktivitasnya. Demikian halnya dengan si Kenyung … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , , | 1 Komentar

Sedia Pawang Sebelum Hujan


Hujan memang salah satu karunia dan rahmat dari Tuhan. Sebagai para hamba-Nya yang taat dan beriman, tentu saja kita wajib mensyukurinya. Namun di sisi lain, Tuhan melalui rasul-Nya juga mengajarkan bahwa segala sesuatu akan menjadi nikmat atau terasa nikmat dalam … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , , | 8 Komentar

Matahari di Bilik Sepi


Dua hari, tiga hari kemarin kemana matahari pergi? Empat hari, lima hari, delapan hari, sepuluh hari ini kemana matahari sembunyi?   Aku tahu matahari tidak akan pernah sembunyi, Memang matahari senantiasa sendiri di batas pusaran planet dan galaksi, Tetapi matahari … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Sastra | Tag , , | 1 Komentar

Pak Slamet Tukang Pijet


Sore itu, sebagaimana hari-hari biasa yang lainnya, suasana lalu lintas di jalanan sangat padat. Selepas pulang ngglidhik di tempat kerja, seperti biasanya juga saya naiki sebuah angkot kecil di sela-sela kendaraan pribadi yang berjubel memperebutkan celah jalanan. Sebuah suasana keseharian … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Tokoh | Tag | 6 Komentar

Tri Hita Karana dan Banjir Jakarta


Tri Hita Karana merupakan produk nilai kearifan lokal yang telah bersemayam di kalbu nenek moyang kita semenjak awal peradaban Jawa, baik di era Mataram Hindu, Kediri, Singosari, Majapahit hingga Mataram Islam jilid ke dua di bawah Pangeran Mangkubumi di Kasultanan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Alam | Tag , | 2 Komentar

No Fashion No Action


Kebutuhan hidup manusia di dunia memang macam-macam. Namun demikian yang tergolong sebagai kebutuhan primer alias kebutuhan pokok yang paling mendasar, semenjak jaman kuno tidak pernah berubah, berkisar soal pangan, sandang, dan papan. Jika seseorang sudah terpenuhi ketiga kebutuhan tersebut secara … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Religi | Tag , | 2 Komentar

Surat Kepada Kanjeng Nabi


Oleh: Emha Ainun Nadjib Ah, Muhammad, Muhammad, Betapa kami mencintaimu. Betapa hidupmu bertaburan emas permata kemuliaan, sehingga luapan cinta kami tak bisa dibendung oleh apapun. Dan jika seandainya cinta kami ini sungguh-sungguh, betapa tidak bisa dibandingkan, karena hanya satu tingkat … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , | 2 Komentar

Sepi Saka Sepi Ing Pamrih


Para winasis sekawit wis atur sesorah kang mratélakaké “sepi ing pamrih, ramé ing gawé”.  Sesorah kuwi ngemu piwulang kang adiluhung gegayutan marang hak lan jejibahané menungsa ana ing madyaning bebrayan agung. Tumrapé wong Jawa, ngayahi jejibahan dianggep penggawéan kang luwih … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Jawa | Tag , , | Meninggalkan komentar