Hibernasi, Hidup Tanpa Nasi


Pagi itu, tiba-tiba saja si Kenyung bertanya kepada sang Pakdhenya, “Pak, tahu nggak artinya hibernasi itu apa?” Sang Pakdhe Blongkang model wong ndeso yang hanya pernah sekedar icip-icip bangku sekolah tentu saja sedikit ndomblong dan ngungun alias gumun. Meskipun nasehat para sepuh menganjurkan ojo gumunan dalam menjalani hidup, namun kali ini ia harus mengakui kegumunannya. Bukan soal apa-apa, anak sekecil Kenyung sudah dengan fasihnya mengucapkan dan mempertanyakan kata-kata istilah yang scientific. Dan memang dengan sedikit deg-degan, sang Pakdhe sebenarnya merasa tersudut dalam ketidaktahuan atau paling tidak kekurangyakinan mengenai apa yang dipertanyakan anak semata wayangnya itu. Horotokono….mudyarrr tenan!

AlamSutera1

Seingat di lintasan otak kirinya hibernasi berkaitan dengan proses pengkristalan diri sel hidup untuk mempertahankan diri dari suasana lingkungan yang ekstrim dengan cara memperlambat atau menghentikan metabolisme seluruh bagian selnya. Diam tak mengkonsumsi energi tetapi juga sangat hemat dalam menggunakan energi cadangan yang tersisa di dalam tubuhnya. Tetapi apakah demikian? Kalaupun demikian, lalu bagaimana harus menjelaskannya kepada bocah yang belum genap lulus taman kanak-kanak tersebut. Akh….agak gaswat memang persoalan hibernasi ini!

Namun bukan seorang orang tua jika tidak bisa berkelit dengan gaya diplomasi tingkat tinggi. Maka pertanyaan yang mendadak itu kemudian dibalas juga dengan pertanyaan ala diplomasinya Raden Janaka putra penengahnya Pandawa. “Tahu-tahunya kata-kata hibernasi itu gek dari mana to Le?” tanyanya dengan mimik muka yang serius.

Si Kenyung spontan menyergah, “Pakdhe kok nggak tahu to! Hibernasi itu artinya saat tupai tidur terus di musim dingin tanpa makan.

Lha iya Le! Gek kamu itu ngertinya ada kata-kata hibernasi itu darimana to Le?” sang Pakdhe bertanya lagi sambil gedhek-gedhek kepala.

Dengan telaten si Kenyung mencoba memberikan penjelasan, “ Itu lho Pakdhe dari filmnya Sponge Bob. Si Tupai kan nek musim dingin penuh salju, dia malah tidur teruuuus. Ia nggak makan, nggak minum agar menghemat energi.”

Wuaduh! Tuing-tuing! Sang Pakdhe semangkin bertambah kagum terhadap guru kecil sejatinya ini. Bagaimana bocah sekecil Kenyung sudah sedemikian nyantholnya dengan  sebuah istilah yang diperkenalkan oleh seorang tokoh kartun. Ingatan seorang bocah memang sedang kuat-kuatnya untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahuinya. Dunia dengan berjuta-juta misteri justru disikapi oleh seorang bocah dengan pertanyaan-pertanyaan keingintahuannya, bahkan terkadang dengan sikap ngeyelnya. Dan hal tersebut seringkali dianggap “merepotkan” bagi sebagian orang dewasa di sekitar sang bocah.

Akh….dunia memang terasa berputar terlalu cepat. Anak-anak dan para bocah kelahiran abad informasi kini sedemikian cepatnya tumbuh menjadi dewasa. Sikap kritis seorang bocah terpupuk dengan suburnya melalui berbagai media yang telah hadir di tengah setiap rumah tangga. Tidak harus belajar atau menirukan hal-halnya yang diajarkan para guru ataupun yang dicontohkan para orang tua di lingkungan rumah, para bocah setiap saat bisa belajar dari tv kabel maupun nginternet. Di masa kini bukankah sudah sangat umum dan lazim seorang bocah di bawah umurpun sudah sedemikian mahirnya memegang hp smart, android,  i-pad, dan yang lainnya untuk ditiru. Sementara orang-orang tua justru merasa semakin jadul dan ketinggalan jaman.

Diam-diam Pakdhe Blongkang menjadi sangat penasaran dengan penjelasan mengenai makna hibernasi. Tengah malam ketika si Kenyung melayang di dunia mimpi, ia menyempatkan diri sowan kepada Mbah Google. Dengan sedikit unggah-ungguh agar sang Simbah berkenan memberikan keterangan tafsirnya, diketiklah kata hibernasi di kotak search engine tersebut. Merasa kurang yakin juga dengan pengetahuannya, Mbah Google justru melempar pertanyaan tersebut kepada keponakannya si Wikipedia Indonesia.

Akhirnya si Wikipedia bercerita, “Hibernasi atau rehat adalah kondisi ketakaktifan dan penurunan metabolisme pada hewan yang ditandai dengan suhu tubuh yang lebih rendah, pernapasan yang lebih perlahan, serta kecepatan metabolisme yang lebih rendah. Hewan yang melakukan hibernasi berusaha menghemat energi, terutama selama musim dingin sewaktu terjadi kelangkaan makanan, membakar cadangan energi, lemak tubuh, dengan perlahan. Hibernasi dapat terjadi selama beberapa hari atau minggu, tergantung dari spesies, suhu sekitar, dan waktu. Hewan yang terkenal suka melakukan hibernasi adalah Beruang”.

Nah lho! Ingatan singkat di otak si Kenyung harus diberi nilai 100 jika demikian. Ia, dengan kesegaran, kemurnian, bahkan kesucian otak kecilnya mampu menangkap sekaligus mengingat dengan sangat cemerlang istilah yang diperkenalkan si Sandy, sang tupai laut teman Sponge Bob yang dikenal sangat centil dan pandai berpencak silat itu.

Bisa jadi seorang anak dalam pertumbuhan otak dan hatinya yang sangat murni justru mampu mengoptimalkan daya tangkap dan daya ingat terhadap hal-hal baru yang ditemui atau dikenalnya di lingkungan sekitarnya. Jika demikian teorinya, akan sangat berbahaya jika seorang bocah tumbuh dan berkembang di lingkungan yang justru memberinya pengaruh negatif. Pengaruh negatif itu akan terserap menjadi ingatan yang negatif pula. Dari ingatan, sesuatu akan berlanjut kepada sebuah pemikiran, ucapan, tindakan, sikap dan selanjutnya kepada sifat atau corak perilaku atau watak seseorang. Maka sudah menjadi kewajiban bersama orang-orang dewasa untuk memberikan lingkungan yang positif bagi tumbuh-kembangnya seorang bocah. Hanya dengan cara demikian, anak-anak kita akan memiliki kepribadian dan jati diri yang utuh sebagai prasayarat untuk menjadi manusia yang sejatinya manusia.

 Ngisor Blimbing, 21 September 2013

Sumber: gambar sandy dari sini,  gambar beruang dari sini dan sini.

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Jagad Kenyung. Tandai permalink.

2 Balasan ke Hibernasi, Hidup Tanpa Nasi

  1. saurmanuk berkata:

    Tapi jagan sampai sikenyung tanya lagi sama pakdhenya, “pakdhe, kalo mau ke bikini bottom naik bus apa ya ?, kenyung mau main ke pantai di daerah itu je pakdhe !!?!”
    Lha…kalo begitu pakdhe bisa minta bodrek satu empleng, lha wong pantai ada di dalam pantai, di pinggirnya juga bisa buat main layangan ma petak umpet hehehe… 😀

    Suka

  2. saurmanuk berkata:

    Tapi kok masih ngganjel yo…pakdhe op pakne ki sik di takoni mbek sikenyung ?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s