AEC2015, Kopdaran Pasca Lebaran


Rangkaian kegiatan liburan lebaran telah usai. Hari-hari lebaran tentu saja lebih banyak diisi dengan kegiatan silaturahmi, saling kunjung-mengunjungi sanak saudara dan kerabat dekat. Sepanjang pagi hingga petang seolah waktu tidak mencukupi untuk mengunjungi semua saudara, meskipun seminggu tujuh hari penuh berkeliling. Kegiatan ujung yang bersifat off-line tersebut tentu saja lebih melegakan hati dibandingkan hanya bertegur sapa mengucap selamat Idul Fitri melalui telepon maupun internet yang bersifat tidak langsung. Hal demikian juga secara tidak langsung telah mengurangi waktu dan kebiasaan on-line sebagaimana pada hari-hari biasa yang lain. Walhasil, gubug blog ini menjadi sedikit kurang terurus dan updating postinganpun tak sempat dilakukan.

AEC1Bersilaturahmi dan mempererat tali paseduluran, tentu saja tidak terbatas hanya kepada kalangan sanak dan saudara inti. Diantara teman sekolah, rekan kerja, hingga kenalan di dunia maya juga tidak sedikit yang memanfaatkan momentum hari fitri untuk saling bertemu dan bertatap muka. Lebaran memang juga banyak diisi dengan kegiatan pertemuan trah, syawalan, reuni, hingga kopdaran diantara para on-liner. Salah satu kopdaran para blogger yang masih kental dengan nuansa lebaran yang saya ikuti adalah acara Seminar Sosialisasi ASEAN Economic Community 2015 yang diselenggarakan oleh Ditjen Kerjasama ASEAN – Kementerian Luar Negeri. Acara yang dihelat di Grha Carakaloka, Pusdiklat Kemenlu, Jakarta Selatan tersebut masih dalam rangkaian peringatan momentum HUT ASEAN ke-46.

Dalam rangka menyongsong ASEAN Community 2015, Kementerian Luar Negeri memang sangat gencar menggandeng komunitas on-liner, khususnya para blogger, untuk turut melakukan diseminasi dan sosialisasi program tersebut secara lebih luas di dunia maya. Niat baik tersebut ternyata mendapatkan gayung bersambut di kalangan komunitas blogger yang telah eksis dengan turut aktif mendukung dan menjunjung komitmen tinggi Indonesia dalam ASEAN Community 2015. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah terbentuknya ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia semenjak 2011 yang lalu.

Dari tahun ke tahun ABC Chapter Indonesia, dengan dukungan penuh Kemenlu dan berbagai pihak,  telah banyak mengadakan acara roadshow dalam rangka sosialisasi kesiapan menghadapi ASEAN Community 2015. Untuk tahun ini bahkan telah terselenggara ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 (ABFI) di kota Surakarta pada 9 – 12 Mei 2013 yang lalu. Sebagai kelanjutan acara tersebut, maka bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ASEAN ke-46 dan masih dalam suasana lebaran yang kental diselenggarakanlah Seminar ASEAN Economic Community 2013 yang lebih fokus mengupas tuntas salah satu pilar penting dalam kerja sama ASEAN Community 2015, yaitu pilar sektor pembangunan ekonomi.

Acara yang syarat dengan sharing informasi mengenai program-program dan kebijakan pemerintah ini diawali dengan sambutan dari Kementerian Luar Negeri yang disampaikan oleh I Gusti Agung Wesaka Puja, selaku Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN. Dalam kesempatan tersebut, ia menandaskan harapannya kepada kalangan blogger untuk terus berperan aktif sebagai agen informasi untuk turut mempersiapkan pemahaman yang baik pada lapisan masyarakat yang lebih luas terkait akan berjalannya ASEAN Economic Community 2015. ASEAN ke depan akan semakin penting memerankan keseimbangan ekonomi dunia karena pertumbuhan ekonominya yang semakin pesat, mengalahkan kawasan dunia yang lain. tidak berlebihan jika kawasan ini mendapat julukan “the engine of global growth”.

Sebagai sebuah kerangka pikir dasar kebijakan pemerintah disampaikanlah keynote speech oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring. Dalam pidatonya, menteri yang sering menyelingi ceramahnya dengan rangkaian pantun itu menyatakan pilihan Indonesia dalam menghadapi ASEAN Community 2015, Apakah Indonesia akan sekedar menjadi macan kandang, ataukan kita akan kembali menjadi macan Asia?” Mau tidak mau kita harus memilih untuk menjadi macan Asia!

Indonesia harus bisa memanfaatkan peluang strategis terbentuknya ASEAN Community 2015 untuk sebesar-besarnya mewujudkan agenda kepentingan nasional.  Indonesia harus menjadi bangsa yang kreatif dan produktif dengan produk barang serta jasa yang kompetitif dalam mensuplai pangsa pasar ASEAN. Jika Indonesia hanya diam berpangku tangan, maka populasi penduduk kita yang sangat besar hanya akan menjadi pasar bagi produk dari luar. Menjadi macan kandang berarti kita menggantungkan ekonomi dalam negeri kepada bangsa asing dan sekedar menjadi penonton, bahkan pecundang di negeri sendiri. Jika kita tidak lagi mandiri di dalam negeri, artinya kita sudah kehilangan kembali kedaulatan dan kemerdekaan yang sejati.

Dalam sesi ke dua acara seminar dipaparkan beberapa materi, diantaranya tema Menuju Komunitas ASEAN 2015 oleh Dirjen Kerjasama ASEAN – Kemenlu, Strategi Nasional dalam Menghadapi Komunitas Ekonomi ASEAN 2015 oleh Deputi bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional – Kemenko Perekonomian, serta US Perspective on the ASEAN Economic Community and US Experience on Public Diplomacy through Social Media oleh David Carden – Duta Besar US Mission for ASEAN.

Sementara itu sesi ke tiga seminar diisi dengan pembicaraan mengenai AEC 2015 dari perspektif wirausahawan. Pada kesempatan tersebut hadir tiga orang narasumber pelaku bisnis muda, yaitu Shinta Dhanuwardoyo dari Start Up Indonesia, Aidil Akbar seorang Independent Financial Planner, serta Raja Sapta Oktohari dari Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

AEC2Sesi selanjutnya diisi dengan bedah buku the DestinASEAN yang ditulis oleh 10 orang blogger dan berkisah mengenai pengalaman mereka masing-masing pada saat travelling di sepuluh negara ASEAN. Sesi seminar terakhir diisi dengan penyampaian materi mengenai Manfaat Blog untuk Penguatan ASEAN Community 2015 oleh Amril Taufik Gobel, pemaparan dari ASEAN Community Fan Page, serta admin @ASEANCom2015.

Sebagai puncak sekaligus penutupan rangkaian seminar, diumumkan beberapa lomba blog sebagai kelanjutan dari ABFI 2013 di Surakarta, HUT ASEAN ke-46, serta livetweet selama berlangsungnya acara. Dari awal hingga akhir, para peserta yang sebagian besar diantaranya berasal dari muka-muka baru di dunia kopdaran blogger, nampak terus antusias mendengarkan materi yang diberikan sambil terus “berkicau” di akun twitter masing-masing. Dari kopdaran seminar ini, saya termasuk beruntung bisa menambah kenalan beberapa rekan blogger sekaligus membawa sekedar “bebungah” sebuah Samsung Galaxy Android untuk oleh-oleh pulang.

Dari tema besar yang diusung dalam seminar, kopdaran sekaligus sosialisasi mengenai AEC2015 tentu saja menjadi sebuah modal terjalinnya konektivitas hati diantara individu anak bangsa yang diharapkan dapat menyebar semakin luas dan menjadi titik pijakan yang kokoh bagi Indonesia dalam menghadapi AEC2015.

Ngisor Blimbing, 25 Agustus 2013

Iklan

Tentang sang nanang

Hanyalah seorang anak kecil yang belajar menelusuri lika-liku kehidupan di jagad maya
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Jagad Blogger dan tag , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke AEC2015, Kopdaran Pasca Lebaran

  1. duniaely berkata:

    wah .. seru ya mas bisa mengikuti acara ini 🙂

    Suka

  2. Evi berkata:

    Banyak yang kita dapat dari seminar kemarin ya Mas 🙂

    Suka

  3. Ping balik: Jejak Balatidar 2013 | Sang Nananging Jagad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s