Eksotika Celosia di Taman Bunga Ramadanu


Bunga. Dengan warna-warninya, dengan harum semerbak aromanya. Ah gerangan siapa manusia yang tidak senantiasa terpesona dengan keindahan suatu bunga? Bunga adalah salah satu puncak simbolisasi keindahan dari Yang Maha Indah. Diantara bebungaan nan indah itu adalah bunga celosia yang kini tengah hits di Taman Bunga Ramadanu, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Taman Ramadanu digagas oleh pemuda-pemudi dan warga Dusun Danurojo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Bunga celosia, atau yang dikenal luas sebagai bunga jengger ayam jago aneka warna-warni sengaja di tanam pada suatu area persawahan dengan tatanan yang sungguh artistik. Lingkaran jalur simetris melingkar penuh warna-warni yang berselang-seling mirip deretan warna pelangi di atas daratan. Puncak dari eksotisme lingkaran pelangi celosia itu adalah sebuah menara kincir angin khas negeri Holand. Menara inilah yang telah mengundang salah persepsi seolah-olah Taman Ramadanu berada di Negeri Kincir Angin, Belanda. Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Jagad Magelangan | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Estafet Ngebis Trans Sumatera-Java


Pagaralam? Selintas saya ingat Pagaruyung. Rupanya Pagaralam berada di Sumatera Selatan. Saya menjadi ingat Gunung Dempo. Nama sebuah gunung yang turut tersebut di dalam novel Perawan di Sarang Penyamun karya Sutan Takdir Alisyahbana. Ketika seorang rekan penumpang seperjalanan saya tanyakan dari mana dan hendak kemanakah, saya begitu terkejut mendengar jawaban Pagaralam. Terang saja, bus malam yang kami tumpangi tersebut rutenya Tangerang-Temanggung-Jogja-Wonosari. Bagaimana ada penumpang dari Pagaralam naik bus tersebut?

Begini kisahnya! Rekan penumpang seperjalanan tersebut kira-kira seumuran dengan saya. Ia bepergian bersama dengan istri dan dua orang anaknya. Si Sulung kira-kira berusia 9 tahun. Adapun adiknya masih sekitar 2 tahun dan senantiasai tidak lepas dari gendongan ibunya. Rekan tersebut bersama keluarganya baru saja mengunjungi mertuanya, orang tua dari istrinya, dan sekaligus kakek-nenek dari anak-anaknya tersebut yang tinggal di Pagaralam. Lalu bagaimana bias dari Pagaralam kok naik bus yang start dari Tangerang? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Nusantara | Tag , | Meninggalkan komentar

Kenapa Dengan Huruf P


Bicara tentang huruf alphabet dari A sampai Z, tentu kita tidak bisa melupakan huruf P. Kita menulis kata pak, pakai huruf p. Nama Paijo juga dimulai huruf p. Perancis, sang juara Piala Dunia tahun ini juga berawal dengan huruf p. Kata presiden, pesinden, preman, polisi, pamong, pembantu, pelajar, bahkan pelacurpun diawali huruf p. Itu baru kata-kata yang menggunakan huruf p di bagian awalnya. Masih banyak  lagi kata-kata dengan huruf p yang tersisip di tengah, maupun huruf p yang mengekor di akhir sebuah kata.

Apa jadinya jika huruf p hilang dari tuts keybord kita. Banyak hal tentunya yang menjadi penyebabnya. Tombol yang tidak normal ataupun rusak secara fisik. Kondisi gangguan kelistrikan mikro sebagai catu daya bekerjanya sebuah tuts yang sedang ngadat. Dan macam-macam sebab lainnya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , | Meninggalkan komentar

Renungan Sekarung Kantong Kresek


Sekarung plastik kresek. Bayangkan tradisi nyamah kita sehari hari dengan kantong kresek. Dikali sekian orang, sekian keluarga, sekian RT, sekian RW, sekian desa atau kelurahan, sekian kecamatan, sekian kabuaten, sekian provinsi, sekian negara, sekian hari, sekian minggu, bulan, tahun? Itu baru plastik kresek. Monggo dipikirkan kembali!

Istri beli beras, pulang bawa sekantong plastik beras. Suami pulang dari toko bangunan, bawa sekantong plastik belanjaan. Kakak beli buku di toko buku, pulang juga bawa kantong plastik. Adik beli jajanan di warung tetangga, pulang juga membawa kantong plastik. Hampir bisa dipastikan setiap hari tidak kurang dari satu kantong plastik masuk ke rumah kita. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , , | Meninggalkan komentar

Gonjang Ganjing ES KA TE EM


Setelah masyarakat diributkan dengan isu susu kental manis tanpa susu, kini masyarakat ribut lagi soal SKTM. Susu kental tanpa madu. Bukan masbro dan mbaksis! SKTM tidak ada hubungannya lagi dengan isu susu kental manis tanpa susu yang tempo hari. SKTM konon merupakan kependekan dari Surat Keterangan Tidak Mampu.

Isu SKTM sangat berkaitan dengan musim pendaftaran siswa baru pada berbagai jenjang sekolah. Menurut Permendikbud terbaru yang mengatur tentang penerimaan siswa baru pada suatu sekolah negeri, diinstruksikan untuk setiap sekolah menyediakan 2O% bangkunya untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Untuk mendukung kondisi tidak mampu tersebut, calon siswa dari keluarga tidak mampu dipersyaratkan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu, alias SKTM, yang diterbitkan oleh pemerintah desa atau kelurahan tempat tinggal. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , | 2 Komentar

Surga dan Pecel Lele


Mendengar sebuah tayangan religius dari sebuah stasiun tivi bahwa kelak ketika manusia masuk surga maka segala permintaannya akan data langsung dikabulkan, si Ponang langsung nyeletuk, ”Aku mau minta pecel lele setiap hari ah…” Dipikirnya surga itu warung pecel lele apa ya.

Namanya juga si Thole, selalu ada-ada saja pemikirannya. Mumpung juga masih usia bocah, maka segala hal dipikirkannya secara linier bin datar saja. Jika premis mayornya menyatakan setiap permintaan pasti dipenuhi atau dikabulkan, apa yang salah dengan permintaan pecel lele. Tokh bagi seorang Ponang pecel lele adalah puncaknya puncak kenikmatakan dunia yang kini baru dapat dibayangkannya. Surganya surga dunia untuk saat ini memang baru sebatas pecel lele. Namanya juga bocah. Wajar saja dan biasa saja.

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , | Meninggalkan komentar

Kenduri Cinta Edisi Juli 2018


Monggo dihadiri bersama-sama. Datang, duduk, lesehan, gratis dan barokah. Insya Allah.

Mukadimah lengkap, silakan disimak di sini.

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Mudik Asyik 2018


Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar